Ketik pencarian yang Anda inginkan

3 Bahan Alami Obat Hipertensi dari Dapur Anda

Obat darah tinggi ternyata tidak jauh dari dapur Anda. Dan itu tidak jauh dari bumbu dan rempah-rempah, yang bisa kita gunakan di dalam makanan sehari-hari.

Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, cukup mengonsumsi satu dari beberapa rempah-rempah yang sehat ini. Bahka tidak ada efek samping akibat penggunaan rempah-rempah ini selama tidak berlebihan.

1. Bawang putih
Allicin (antioksidan) dalam bawang putih memiliki banyak sifat anti-bakteri dan anti-hipertensi. Bumbu ini digunakan untuk menambah rasa dan aroma ke dalam makanan. Anda hanya cukup konsumsi 2-3 siung mentah bawang putih mentah, dan darah tinggi akan hilang. Di Cina dan banyak negara lainnya, bawang putih dianggap sebagai obat alami untuk menyembuhkan masalah tekanan darah. Manfaat makan bawang putih adalah, itu akan menormalkan tekanan darah rendah atau tinggi, dan tidak akan membahayakan tingkat tekanan darah normal.


2. Seledri
Sejak zaman dulu, biji seledri sudah digunakan sebagai obat alami darah tinggi dalam budaya China. Seledri merupakan sayuran berserat yang berperan sebagai diuretik. Itu artinya seledri mampu mengontrol kelebihan air dari jantung dan tubuh, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Adapun cara menggunakannya, yaitu dengan mencampurkan biji seledri ke dalam teh, mengonsumsi daun seledri, menambahkannya dalam masakan, atau minum jus seledri segar sebanyak 3 kali sehari.

3. Kapulaga
adalah bumbu khas India yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan Ayurveda. Bunbu dapur ini banyak digunakan untuk mengatasi gangguan jantung, gangguan gastrointestinal, masalah ginjal, luka bakar jantung, dan gangguan saluran pernafasan. Kapulaga juga dikenal dengan memiliki sifat antioksidan, gastro-protektif, anti-spasmodik, antibakteri, anti-platelet, dan sifat anti-kanker. Sebagai obat darah tinggi herbal, kapulaga mampu menyebabkan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan memungkinkan darah mengalir lebih mudah, sehingga menurunkan tekanan darah. Untuk mengonsumsinya, cukup campurkan 1 sendok teh bubuk kapulaga dengan madu dalam secangkir air hangat, lalu disaring dan minum sebanyak dua kali sehari.