Ditinjau oleh: dr. Daniel Winatakusuma, M.Biomed
Hipertensi adalah penyakit yang seringkali penderitanya tidak merasakan gejalanya. Namun, hipertensi tetap bisa dicegah. Baca artikel berikut ini untuk mengetahui selengkapnya tentang hipertensi serta pencegahannya.
Saat tekanan darah tinggi, banyak yang langsung beralih ke pengobatan. Padahal gaya hidup adalah yang sangat berperan dalam menyeimbangkan tekanan darah kita. Dengan gaya hidup yang sehat, kita bisa mengurangi, menunda, bahkan mengeliminasi obat-obatan penurun tekanan darah sama sekali.
Mengubah gaya hidup harus dilakukan dari berbagai sisi, tidak bisa hanya memperbaiki satu sisi saja. Ini dia tips gaya hidup sehat yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaganya tetap stabil.
- Turunkan Berat Badan

Tekanan darah biasanya meningkat saat berat badan meningkat. Kelebihan berat badan akan menyebabkan gangguan bernafas saat tidur, yang kalau dibiarkan akan meningkatkan tekanan darah tinggi. Jadi menurunkan berat badan adalah salah satu solusi mengurangi tekanan darah.
Kalau berat badanmu berlebih, menurunkan berat sedikit saja, entah itu 0.5 kg atau 1 kg, sudah sangat membantu menurunkan tekanan darah. Biasanya, turun berat badan 1 kg, maka tekanan darah akan turun 1 mm Hg.
Selain itu, menjaga ukuran pinggang juga sangat penting. Kalau di pinggang kita terlalu besar lemaknya, maka akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Pada pria dan wanita ukurannya berbeda. Ini dia ukuran pinggang yang harus diwaspadai:
- Pria berisiko tekanan darah tinggi kalau lingkar pinggangnya lebih dari 100 cm.
- Wanita berisiko tekanan darah tinggi kalau lingkar pinggangnya lebih dari 89 cm.
- Olahraga Secara Teratur

Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur terbukti dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Setelah tekanan darah turun, kita tetap harus olahraga rutin, supaya tekanan darah tetap seimbang. Kalau tak dijaga, bisa-bisa tekanan darah naik lagi. Disarankan untuk berolahraga ringan setiap hari selama 30 menit.
Olahraga yang disarankan adalah tipe aerobik seperti jalan kaki, lari, bersepeda, berenang atau menari. Selain itu, olahraga untuk meningkatkan kekuatan seperti angkat besi juga membantu tubuh tetap bugar dan secara umum berpengaruh pada turunnya tekanan darah tinggi.
- Mengonsumsi Makanan Sehat

Bagi pasien darah tinggi, sangat disarankan mengonsumsi makanan bernutrisi yang variatif. Perbanyak konsumsi sayur-mayur, buah-buahan, dan produk turunan susu yang rendah lemak. Selain itu, hindari makanan yang mengandung lemak jahat dan tinggi kolesterol.
Untuk mendapatkan diet yang tepat, sebaiknya rencanakan diet dengan ahli gizi atau dokter. Banyak mengonsumsi buah dan sayur jauh lebih baik dan sehat, dibandingkan mengonsumsi suplemen tambahan.
- Kurangi Konsumsi Garam

Mengurangi garam sedikit saja ternyata sangat berpengaruh terhadap tekanan darah kita. Jadi bukan berarti kita harus menghindari garam sama sekali dan harus menyantap makanan yang hambar. Tapi setidaknya kurangi setengah porsi garam dari yang biasanya kita konsumsi.
Untuk mengetahui kadar garam, jangan lupa cek dulu label produk sebelum membeli. Kamu juga bisa ganti garam dengan rempah alami yang rasanya gurih. Selain itu, usahakan masak sendiri makananmu supaya kadar garamnya bisa lebih terjaga, sesuai dengan standar kita.
- Istirahat yang Cukup

Kualitas tidur yang buruk memang bisa menyebabkan tekanan darah jadi naik. Kalau kita tidur kurang dari 6 jam tiap malam selama beberapa minggu, ini bisa berkontribusi pada tekanan darah tinggi. Supaya bisa tidur lebih berkualitas, pastikan untuk siap-siap tidur 1 jam sebelum waktu tidur kamu. Ciptakan suasana yang tenang biar tidur jadi lebih mudah.
Itulah dia penjelasan seputar hipertensi yang bisa dicegah dengan gaya hidup sehat. Ingin tahu lebih banyak tentang hipertensi dan masalah kesehatan lainnya? Yuk, baca artikel kesehatan di website HJ.
Referensi:










