Ditinjau oleh: dr. Lyon Clement
Sakit kepala ada banyak jenis dan pemicunya. Beberapa yang sering dialami adalah migrain dan vertigo. Walaupun memberikan sensasi yang berbeda, namun migrain dan vertigo sering dianggap sama atau setidaknya berkaitan. Apakah benar demikian? Yuk, temukan jawabannya di bawah ini.
Migrain [1]

Sebelum masuk ke perbedaannya, ada baiknya untuk membahas kondisi tersebut satu per satu. Pertama adalah mengenai migrain, yaitu nyeri di salah satu sisi bagian kepala yang terjadi akibat ada gangguan saraf di kepala. Ketika migrain menyerang, penderitanya akan merasakan nyeri yang mengganggu dan akan semakin parah ketika mendapatkan stimulasi pada beberapa indera, misalnya saat melihat cahaya terang, mendengar suara nyaring, atau mencium aroma yang tajam. [1]
Migrain dikategorikan sebagai sakit kepala primer, yakni jenis sakit kepala yang bukan dipicu oleh kondisi kesehatan lainnya atau menjadi gejala yang mengawali suatu penyakit. Sakit kepala sebelah atau migrain biasanya tidak langsung terjadi. Ada beberapa tahap yang terjadi hingga migrain terasa, namun tidak semua orang menyadarinya. Empat tahapan migrain adalah:
- Prodrome, tahap ini biasanya terjadi beberapa hari sebelum serangan migrain melanda. Fase prodrome ditandai dengan rasa lelah berlebihan, mual, muntah, gangguan tidur serta sulit berkonsentrasi.
- Aura, ini merupakan fase kedua dimana penderita migrain akan merasakan beberapa gejala, misalnya timbul cahaya terang menyilaukan di mata, kesemutan dan juga seperti mendengar bunyi berdering di telinga.
- Headache, alias fase ketika migrain terjadi. Saat migrain menyerang, beberapa keluhan yang mungkin dirasakan adalah peka terhadap cahaya, bau dan suara, mual dan muntah, menggigil, berkunang-kunang, hingga demam.
- Postdrome, yaitu fase terakhir. Walaupun merupakan tahap penutup namun masih ada gejala lain yang akan dirasakan seperti pusing, mual, muntah, hingga perasaan depresi.
Penyebab migrain cukup kompleks dan tidak bisa diketahui secara pasti. Meski demikian, rasa sakit ketika migrain ditimbulkan oleh saraf tertentu di pembuluh darah yang mengirimkan sinyal sakit ke otak. [1]
Penyebab migrain memang tidak bisa diketahui secara pasti, namun faktor pemicunya bisa dihindari. Ada beberapa hal yang dapat memicu munculnya migrain, seperti stres, sensitif terhadap bahan kimia atau makanan tertentu, terlalu banyak asupan kafein, perubahan hormon pada wanita, dan terlalu banyak konsumsi obat pereda rasa sakit sehingga menimbulkan efek sakit kepala berulang. [1]
Vertigo [2]

Selanjutnya adalah vertigo. Vertigo merupakan kondisi dimana kepala terasa berputar-putar hingga tubuh hilang keseimbangan. Vertigo bukanlah sakit kepala. Vertigo seringkali disalahartikan sebagai sakit kepala, namun sebetulnya adalah keluhan pusing berputar yang berbeda dengan sakit kepala.
Gejala vertigo cukup beragam, diantaranya adalah:
-
- Mual dan muntah
- Kepala berkunang-kunang
- Masalah keseimbangan tubuh
- Tinnitus
- Sakit kepala
- Nystagmus
Secara umum, ada dua tipe vertigo yaitu perifer dan sentral. Vertigo perifer terjadi ketika terdapat masalah pada organ pendengaran bagian dalam. Sedangkan, vertigo sentral terjadi setelah otak mengalami trauma atau terserang penyakit infeksi, dimana kasusnya lebih sedikit dibandingkan dengan vertigo perifer.
Penyebab vertigo cukup beragam dan bisa jadi berbeda antara penderita yang satu dengan lainnya, antara lain: [2]
- Migrain
- Pengobatan tertentu, termasuk konsumsi antibiotik, antiradang, dan obat penyakit kardiovaskular
- Penyakit stroke
- Penyakit aritmia atau gangguan irama jantung
- Penyakit diabetes
- Luka atau cedera pada kepala
- Efek bedrest yang terlalu lama
- Efek operasi telinga
- Perilymphatic fistula (kondisi di mana cairan pada telinga bagian dalam merembes ke telinga bagian tengah).
- Hyperventilation (rapid breathing)
- Tekanan darah rendah
- Ataksia
- Sifilis
- Otosklerosis (kondisi di mana pertumbuhan tulang mempengaruhi telinga bagian tengah)
- Penyakit otak
- Multiple sclerosis
Hubungan Antara Migrain dan Vertigo
Satu hal yang membuat keduanya disalahartikan sebagai suatu kesamaan adalah karena vertigo bisa menjadi salah satu gejala migrain, yang dalam Bahasa Inggris disebut sebagai vestibular migraine. [3]
Perbedaan Migrain dan Vertigo
Meskipun memiliki hubungan, namun migrain dan vertigo tidak bisa disamakan dan memiliki beberapa perbedaan, antara lain:
- Vertigo bukanlah sakit kepala, namun merupakan suatu sensasi pusing berputar.
- Sensasi yang ditimbulkan migrain dan vertigo berbeda. Migrain mengakibatkan nyeri kepala sebelah1 sedangkan vertigo membuat penderitanya hilang keseimbangan tubuh karena merasa kepalanya berputar-putar. [2]
Sekarang jadi lebih tahu kan, mengenai perbedaan migrain dan vertigo? Jika mengalami gejala penyakit tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat. Jika perlu, mintalah obat generik dengan kualitas bagus untuk mengobatinya.
Mau tahu berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan? Jangan lupa kunjungi laman HJ Generik. Dapatkan ilmu baru mengenai obat-obatan yang aman digunakan dan beragam tips untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat hanya di sini.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Migraine headaches. [Internet]. 2021. [cited September 2023]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/5005-migraine-headaches#:~:text=A%20migraine%20is%20a%20common,four%20 hours%20 or%20 even%20 days
- Cleveland Clinic. Vertigo. [Internet]. 2023. [cited September 2023]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21769-vertigo
- Everyday Health. What you need to know about migraine and vertigo. [Internet]. 2021. [cited September 2023]. Available from: https://www.everydayhealth.com/migraine/what-you-need-to-know-about-migraine-and-vertigo/










