Selama ini, penyakit stroke identik menyerang orang lanjut usia. Faktanya, stroke juga bisa menyerang seseorang di usia muda. Berdasarkan jurnal yang ditulis ahli neurologi Dževdet Smajlović dalam Dove Medical Press, disebutkan bahwa terdapat 10% hingga 15% kasus serangan stroke di usia muda dari keseluruhan jumlah pasien yang menderita stroke. [1]
Memahami dengan baik penyebab, faktor risiko, dan juga gejala stroke pada usia muda bisa menyelamatkan nyawamu. Baca informasi lengkapnya berikut ini.
Penyebab, Faktor Risiko, dan Gejala Stroke pada Usia Muda
Hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes mellitus merupakan penyebab terbesar serangan stroke pada orang lanjut usia. Sedangkan pada penderita stroke yang berusia muda, penyebab paling umumnya adalah dyslipidemia (kondisi di mana kolesterol di dalam darah tidak normal [2]), kebiasaan merokok, dan hipertensi. [1]
Selain itu, ada beberapa penyebab lain dari serangan stroke pada orang di usia muda yang jarang ditemukan pada orang lanjut usia, yaitu: [3]
- Cervical artery dissection, merupakan robekan yang terjadi pada arteri karotis. Saat hal ini terjadi, arteri karotis tidak bisa menghasilkan darah yang tinggi kandungan oksigen sehingga meningkatkan risiko terbentuknya blot clot atau penggumpalan darah. [4]
- Patent foramen ovale (PFO), merupakan kondisi di mana terdapat lubang kecil pada dinding yang terletak di antara ruang jantung kanan dan kiri [5]. Ini merupakan kondisi bawaan yang dialami 24%-40% manusia sehingga bukan berarti setiap penderita PFO akan mengalami serangan stroke. Meski demikian, PFO tetap menjadi salah satu faktor risiko serangan stroke pada usia muda.
- Penyalahgunaan obat terlarang. Seseorang yang menggunakan kokain dengan metode merokok, memiliki kemungkinan 6 kali lipat lebih besar terserang stroke.
Gejala penyakit stroke di usia muda dan di usia lanjut cenderung sama, antara lain: [4]
- Rasa lemas atau kebas yang tiba-tiba pada bagian wajah, lengan, dan kaki
- Kesulitan berbicara yang terjadi secara tiba-tiba
- Kesulitan untuk berjalan atau menjaga keseimbanagan
- Sakit kepala yang tidak tertahankan
- Perubahan pada penglihatan
Pencegahan Stroke pada Usia Muda
Serangan stroke pada usia muda bisa dicegah melalui beberapa cara, seperti: [6,7]
- Mencegah hipertensi
Hipertensi merupakan salah satu penyebab stroke. Untuk menjaga tekanan darah tetap normal, salah satu caranya adalah dengan mengurangi konsumsi garam di angka 1500 mg per hari, menghindari makanan tinggi lemak jenuh, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, berolahraga minimal 30 menit sehari, dan berhenti merokok.
- Menjaga berat badan ideal
Selain hipertensi, obesitas atau kegemukan juga menjadi salah satu faktor risiko penyebab stroke. Untuk mencapai berat badan ideal, hindari melakukan diet secara sembarangan. Berkonsultasilah dengan dokter atau ahli nutrisi untuk menemukan pola diet yang sesuai dengan tubuh.
- Membatasi konsumsi alkohol
Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, konsumsi lebih dari 2 gelas minuman beralkohol per hari bisa meningkatkan risiko stroke hingga 1-%-15%.
- Berhenti merokok
Berhenti merokok disebut sebagai salah satu perubahan gaya hidup paling berpengaruh untuk mencegah serangan stroke. Menurut Allan Hackshaw, seorang peneliti dari University College London, merokok menyebabkan masalah pada aliran darah ke otak dan meningkatkan kemungkinan terbentuknya gumpalan darah yang bisa menyebabkan stroke.
Stroke memang mematikan, namun bukan berarti tidak bisa dicegah. Pastikan tetap menjaga pola hidup sehat dan berkonsultasi dengan dokter jika memiliki penyakit-penyakit yang bisa meningkatkan risiko serangan stroke, seperti diabetes. Ketika membutuhkan obat, obat generik bisa menjadi pilihan yang tepat.
Ketahui lebih banyak tentang penyakit stroke dan cara pencegahannya dengan membaca artikel-artikel di website HJ Generik.
Referensi:
[1] National Center for Biotechnology Information. Strokes in young adults: epidemiology and prevention [Internet]. 2015 (cited October 2023). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4348138/
[2] Siloam Hospitals. Dislipidemia – Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya [Internet]. 2023 (cited October 2023). Available from: https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-dislipidemia
[3] Stamford Health. Why Is Stroke On The Rise In Young Adults? [Internet]. 2023 (cited October 2023). Available from: https://www.stamfordhealth.org/healthflash-blog/stroke/stroke-rise-in-young-adults/
[4] Cleveland Clinic. Cervical Artery Dissection [Internet]. 2023 (cited October 2023). Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16857-cervical-carotid-or-vertebral-artery-dissection
[5] Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Patent Foramen Ovale [Internet]. 2022 (cited October 2023). Available from: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/632/patent-foramen-ovale#:~:text=Patent%20foramen%20ovale%20adalah%20kondisi,janin%20yang%20disebut%20foramen%20ovale.
[6] EMC Healthcare. Stroke can affect young people, here’s how to prevent it! [Internet]. 2022 (cited October 2023). Available from: https://www.emc.id/en/care-plus/stroke-can-affect-young-people-heres-how-to-prevent-it
[7] Medical News Today. What causes a stroke in young adults? [Internet]. 2023 (cited October 2023). Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/stroke-in-young-adults-causes










