Kapan waktu yang tepat bagi penderita gastro untuk minum obat saat Ramadan? Ya, kalau Anda termasuk penderita gastro, penyakit yang menyerang pencernaan, mulai dari asam lambung, maag, dan GERD? Kalau begitu, Anda harus selalu siap minum obat untuk mengatasi penyakitnya. Saat sedang tidak berpuasa, obat bisa dikonsumsi dengan lebih fleksibel. Lalu bagaimana mengonsumsi obat gastro yang tepat selama bulan Ramadan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Waktu yang Tepat untuk Minum Obat Gastro Saat Puasa
Seseorang yang sudah memiliki masalah pencernaan sebelum puasa, biasanya sudah punya pengalaman dari puasa yang lalu. Untuk menghindari masalah pencernaan, maka sebaiknya obat lambung dikonsumsi lebih dulu sebagai tindak pencegahan. Efek dari sebagian besar obat-obatan ini biasanya bertahan sepanjang hari. Jadi, sebaiknya obat diminum saat sahur. [1]
Kalau sakit maag terjadi di tengah hari, maka obat baru bisa dikonsumsi saat berbuka saat matahari terbenam. Tapi kalau terpaksa, maka sebaiknya minum air dulu dan meminum obat begitu berbuka. Setelah itu, disarankan beribadah terlebih dulu. Sekitar 30 menit setelah berbuka, baru bisa makan. [1]
Obat lambung biasanya lebih efektif jika dikonsumsi sebelum makan. Tapi kalau mau mengonsumsinya setelah makan juga boleh saja. Buka puasa terlebih dahulu, kalu tunggu sekitar 3 jam sebelum minum obat. Jika mengalami rasa sakit lambung yang parah di tengah hari, maka disarankan untuk berbuka puasa dan mengonsumsi antacid untuk mengurangi rasa sakitnya. [1]
Jika perlu dilakukan penanganan medis lanjutan seperti gastroskopi atau kolonoskopi, maka kedua prosedur ini akan membatalkan puasa. Khusus untuk yang mengalami kondisi medis lain seperti diabetes dan hipertensi, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai jadwal yang tepat untuk minum obat. [1]
Tips Agar Perut Lebih Sehat Selama Puasa
Agar kesehatan gastro lebih terjaga, berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan selama bulan puasa:
- Minum Air yang Cukup [2]
Penting sekali untuk terhidrasi dengan baik selama bulan puasa. Air yang cukup membantu menjaga sistem pencernaan, tapi konsumsi air yang cukup dapat membantu mengatasi masalah kesehatan lainnya yang ada kaitannya dengan periode panjang tanpa makanan. Misalnya konstipasi, sakit kepala, dan sakit punggung.
Cobalah konsumsi 2-3 liter air per hari, tapi sedikit-sedikit dan teratur selama waktu berbuka hingga sahur. Jangan minum langsung dalam jumlah banyak karena air akan lebih sulit diserap tubuh. Hindari minuman bersoda karena mengandung banyak gula dan gas yang dapat menyebabkan kembung. Hindari juga kafein karena bersifat diuretik sehingga kita sering ke kamar mandi dan mengeluarkan cairan lebih banyak.
- Hindari Makan Terlalu Banyak [2]
Mungkin ini adalah hal yang sulit dilakukan karena setelah tidak makan seharian, maka waktu berbuka puasa cenderung langsung menyantap banyak makanan. Tapi ini tidak baik karena dapat menyebabkan sakit perut.
Begitu buka puasa langsung menyantap porsi besar dapat menyebabkan kram perut dan asam lambung yang parah. Kerongkongan pun bisa sakit dalam periode yang panjang. Disarankan buka puasa dengan camilan sedikit saja. Lalu batasi porsi makan besar, serta beri jeda antara waktu makan selama jam buka puasa.
- Konsumsi Serat [2]
Serat sangat baik untuk sistem pencernaan karena dapat mencegah konstipasi. Mengonsumsi serat saat puasa juga penting, jadi pilihlah biji-bijian, sayur, dan buah yang cukup.
- Hindari Tidur dengan Perut Penuh2
Cobalah berhenti makan setidaknya 2 jam sebelum jam tidur Anda. Kita harus pandai mengatur waktu makan karena tidur dengan perut yang kekenyangan dapat menghalangi sistem pencernaan untuk bekerja dengan baik.
Konsumsilah obat lambung saat sahur untuk menjaga perut nyeri di tengah hari. Kalau sampai nyeri terjadi dan berkelanjutan, sebaiknya segera batalkan puasa dan konsumsi obat yang tepat. Jika nyeri terus berlanjut, segera ke dokter. Jangan ragu gunakan Obat Generik untuk mengatasinya. Caranya dengan minta ke apoteker atau minta diresepkan ke dokter. Supaya lebih sehat, yuk baca artikel lainnya di website HJ Generik. Salam sehat!
Referensi:
- New Straits Times. Fasting for those with digestive issues. [Internet]. 2021. [cited March 2024]. Available from: https://www.nst.com.my/lifestyle/heal/2021/05/687133/fasting-those-digestive-issues
- Cleveland Clinic Abu Dhabi. Fasting and digestive disorders. [Internet]. 2021. [cited March 2024]. Available from: https://www.clevelandclinicabudhabi.ae/en/health-byte/ramadan/fasting-and-digestive-disorders










