Pancaroba adalah masa transisi sebelum musim benar-benar berganti, misalnya dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Selain perubahan suhu dan cuaca, musim pancaroba memiliki tantangannya sendiri yaitu membuat orang lebih mudah sakit. Disebutkan bahwa menurut penelitian, orang dewasa mengalami flu –termasuk batuk pilek—sebanyak 2-4 kali setahun dan anak-anak 5-7 kali. [1] Frekuensi sakit ini berkaitan dengan perubahan musim. Ketika masa pergantian musim tersebut, jumlah virus meningkat tajam hingga 200 macam virus di udara. [1] Berbagai virus inilah yang bertanggung jawab membuat Anda dan keluarga lebih mudah sakit saat pancaroba. [1]
Penyakit di Musim Pancaroba
Sebenarnya virus ada di udara sepanjang tahun. Namun memang di masa pancaroba jumlah dan varian virus semakin beragam sehingga lebih rentan menyebabkan sakit. [1] Beberapa keluhan kesehatan yang sering muncul di masa perubahan musim adalah [1]:
- Hidung tersumbat
- Tenggorokan gatal dan sakit tenggorokan
- Bersin-bersin
- Mata berair
- Lebih banyak lendir di saluran pernafasan
- Nyeri otot dan demam tinggi
Kenapa Penyakit Tersebut Sering Muncul Saat Pancaroba?
Musim pancaroba sering membawa penyakit. Ada alasan dibalik kondisi tersebut seperti yang dijelaskan di bawah ini [2]:
- Alergi. Jika Anda sering mengalami bersin atau masalah pada hidung ketika pancaroba, kemungkinan itu disebabkan oleh alergi. Alergi bisa terjadi ketika tubuh salah mengenali zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya namun dianggap mengancam kesehatan. Bersin, hidung ingusan dan mata terus berair merupakan reaksi yang ditunjukkan ketika mendeteksi alergen masuk ke dalam tubuh. Biasanya alergi akan semakin parah pada masa pancaroba karena udara cenderung kering dan berangin, sehingga menerbangkan serbuk sari dan alergen lainnya. [2]
- Cuaca. Ada kalanya musim pancaroba terasa dingin. Ketika berada di luar ruangan dengan cuaca seperti ini, hidung luar dan dalam akan menjadi dingin yang membuat tubuh lebih sulit melawan virus dan bakteri yang mencoba masuk melalui saluran pernafasan atas. Akibatnya, mikroorganisme ini malah berkembang biak dan mengakibatkan sakit. Perlu diketahui bahwa ada jenis virus yang mampu bertahan di suhu dingin, misalnya virus flu. [2]
- Menghabiskan waktu di dalam ruangan. Musim pancaroba yang kadang panas kadang dingin membuat Anda lebih nyaman berada di dalam ruangan karena lebih nyaman dan dianggap lebih aman dari penyakit. Padahal, ketika menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam ruangan, kemungkinan terpapar kuman lebih besar. Kuman bisa ada dimana saja, termasuk perabotan rumah. Belum lagi ketika antar anggota keluarga tanpa sadar melakukan transfer kuman dari kontak fisik. [2]
- Kekurangan vitamin D. Berada terlalu lama di dalam ruangan membuat Anda melewatkan waktu berjemur. Padahal, berjemur di bawah sinar matahari membantu tubuh membentuk vitamin D yang mendukung kerja sistem kekebalan tubuh. Kurang paparan sinar matahari memicu defisiensi vitamin D yang membuat sistem imun menurun sehingga Anda jadi mudah sakit. [2]
Mencegah Berbagai Penyakit di Musim Pancaroba
Musim pancaroba tidak bisa dihindari, namun Anda bisa melakukan langkah pencegahan supaya kesehatan tetap terjaga dan tubuh tidak mudah dijangkiti penyakit. Beberapa pencegahan yang bisa dilakukan adalah: [2]
- Gunakan masker terutama jika berada di luar ruangan
- Sering-sering mencuci tangan dengan sabun
- Jangan menyentuh mata, mulut dan wajah terutama ketika berada di luar ruangan
- Jaga jarak dari orang yang sakit
- Kenakan pakaian hangat yang menutup telinga, hidung dan mulut ketika udara di luar sedang dingin
- Minum suplemen vitamin D untuk membantu memenuhi kebutuhannya
- Praktekkan gaya hidup sehat, termasuk makan makanan bergizi seimbang, olahraga dan istirahat yang cukup
Musim pancaroba bisa dijalani dengan lebih “aman” dengan lebih menjaga kesehatan diri dan keluarga. Jika merasa tidak enak badan, segera periksakan diri ke dokter dan mintalah obat generik bermutu dan terpercaya bila perlu.
Ingin tahu perkembangan dunia kesehatan dan informasi terkini soal berbagai masalah kesehatan dan penanganannya? Yuk, kunjungi laman HJ Generik!
Referensi:
- Narayana Health. Why do people get sick with changing seasons? [Internet]. 2019. [cited December 2023]. Available from: https://www.narayanahealth.org/blog/why-do-people-get-sick-with-changing-seasons/
- Northern Nevada Medical Center. Are you more likely to get sick when the seasons change? [Internet]. 2021. [cited December 2023]. Available from: https://www.nnmc.com/about/blog/are-you-more-likely-get-sick-when-seasons-change










