Logo HJ - Hexpharm Jaya
Edit Template

Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian

Olahraga yang seharusnya membawa efek baik pada kesehatan, kadang dikaitkan dengan sebuah kondisi kelainan ritme jantung yang disebut dengan aritmia. Ketika mengalami aritmia,  jantung akan berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau dengan irama yang tidak teratur. [1] Biasanya penderita aritmia akan langsung mengetahuinya ketika merasakan detak jantung di nadi pergelangan tangan atau merasakannya di dada.

Aritmia kadang menunjukkan gejala, kadang juga tanpa gejala. [2] Beberapa aritmia tergolong ringan dan tidak berbahaya namun ada juga yang mengancam nyawa. [2] Supaya bisa lebih mawas diri dan waspada pada serangan aritmia, berikut ini adalah berbagai informasi penting yang wajib diketahui.

 

Mengenal Aritmia

Dengan bahasa sederhana, aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan. [1-3] Apakah detak jantung yang meningkat karena kegiatan fisik juga dianggap aritmia? Hal tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai aritmia.

Hal yang normal jika detak jantung meningkat selama aktivitas fisik dan melambat saat istirahat atau tidur. [1] Suatu kewajaran juga ketika jantung berdebar kencang, misalnya karena kaget atau marah. Namun, yang tidak wajar adalah irama jantung yang tidak teratur dalam frekuensi yang cukup sering, karena bisa jadi berarti jantung tidak memompa darah dalam jumlah yang cukup ke seluruh tubuh. Irama jantung yang tidak teratur ini berpotensi membuat penderitanya merasa pusing, pingsan, atau mengalami gejala lainnya. [1]

Kabar baiknya adalah aritmia dapat diobati dengan obat-obatan atau prosedur kesehatan untuk mengendalikan irama jantung yang tidak teratur. Jika tidak diobati, aritmia dapat merusak jantung, otak, atau organ lainnya. Hal ini dapat menyebabkan stroke, gagal jantung, atau serangan jantung yang mengancam jiwa. Itulah alasannya, walaupun tidak selalu berbahaya, aritmia tidak boleh diabaikan begitu saja. [1]

Aritmia bisa dipicu oleh beberapa hal, di antaranya: [2]

      • Penyakit jantung koroner
      • Adanya jaringan yang mengalami peradangan di jantung 
      • Tekanan darah tinggi
      • Perubahan pada otot jantung (kardiomiopati)
      • Gangguan katup jantung
      • Ketidakseimbangan elektrolit dalam darah
      • Proses penyembuhan setelah operasi jantung

 

Disebutkan bahwa aritmia kadang tidak memiliki gejala dan terjadi begitu saja. Namun, bila menunjukkan menunjukkan gejala, beberapa keluhan terkait dengan aritmia adalah: [3]

      • Irama jantung terlalu cepat atau lambat
      • Irama jantung tidak teratur
      • Sakit kepala ringan atau pusing
      • Nyeri dada
      • Sesak napas
      • Berkeringat

 

Diagnosis dan Pengobatan Aritmia

Aritmia didiagnosis dengan beberapa cara. Dokter dapat menemukan adanya aritmia dengan mengukur denyut nadi dan mendengarkan detak jantung. Setelah menilai gejala dan melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan tes diagnostik untuk membantu memastikan bahwa Anda menderita aritmia. Hal ini juga dapat membantu menemukan penyebabnya. [2] Beberapa tes yang umum dilakukan untuk mendiagnosa aritmia adalah: [2]

    • Elektrokardiografi (EKG)
    • Tes darah untuk memeriksa kadar elektrolit atau mencari masalah genetik
    • Monitor rawat jalan (Holter monitoring
    • Stress test
    • Kateterisasi jantung
    • Studi Elektrofisiologi (EPS)
    • Tes tilt table
    • CT-scan atau MRI 

 

Jika setelah tes yang dilakukan ditemukan bahwa Anda mengidap aritmia, Dokter akan memberikan pengobatan dan tindakan tertentu untuk membuatnya lebih ringan atau bahkan sembuh. Pengobatan tersebut antara lain: [2]

  • Pemberian obat. Beberapa obat yang umum diberikan untuk aritmia adalah antikoagulan dan obat untuk mengembalikan irama jantung menjadi normal.
  • Perubahan gaya hidup. Aritmia bisa dipicu oleh gaya hidup. Jika diagnosis dokter menunjukkan penyebabnya adalah gaya hidup, maka pasien akan diminta untuk mengontrol tekanan dan gula darah, berhenti merokok, berhenti minum alkohol, dan mengurangi kafein.
  • Terapi. Beberapa jenis terapi mungkin diberikan untuk mengatasi aritmia, misalnya kardioversi, ablasi kateter, dan isolasi vena pulmonalis.

Tidak menutup kemungkinan, penanganan aritmia dilakukan dengan menjalani operasi. Bila tindakan operasi diperlukan, dokter akan menyampaikan opsi ini kepada pasien dan keluarganya.

 

Cara Mencegah Aritmia

Aritmia bisa dicegah dengan beberapa cara:

  • Stop merokok
  • Batasi asupan alkohol
  • Batasi konsumsi kafein
  • Hindari konsumsi stimulan
  • Kendalikan tekanan darah tinggi
  • Pertahankan atau capai berat badan yang sehat dan ideal
  • Kelola kadar gula darah
  • Atasi sleep apnea, bila mengalami hal tersebut.
  • Hindari aktivitas yang dapat memicu aritmia

Aritmia sering disepelekan karena tidak menimbulkan gejala mencolok. Pastikan untuk melakukan gaya hidup sehat supaya ketika olahraga, irama jantung tetap normal. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke Dokter jika mendapati gejalanya dan bila perlu, mintalah obat-obatan generik terbaik untuk mengatasinya.

Ingin tahu lebih banyak seputar aritmia dan masalah kesehatan lainnya? Yuk, kunjungi laman HJ Generik!

 

Referensi:

[1] NIH. What is an arrhythmia? [Internet]. [Cited February 2024]. Available from: https://www.nhlbi.nih.gov/health/arrhythmias#:~:text=An%20arrhythmia%2C%20or%20irregular%20heartbeat,or%20with%20an%20irregular%20rhythm.

[2] Cleveland Clinic. Arrhythmia [Internet]. [Cited February 2024]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16749-arrhythmia#diagnosis-and-tests

[3] Medline Plus. Arrhythmia [Internet]. [Cited February 2024]. Available from: https://medlineplus.gov/arrhythmia.html

BAGIKAN HALAMAN INI :

ARTIKEL TERBARU

EVENT TERBARU

Edit Template

PT. Hexpharm Jaya Laboratories

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2
Kel. Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210
(Area PT. Bintang Toedjoe)

PT. Hexpharm Jaya Laboratories

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2
Kel. Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210
(Area PT. Bintang Toedjoe)

All contents © Copyright PT. Hexpharm Jaya Laboratories 1997-2023. All Rights Reserved. Created by Kreativv.