{"id":2372,"date":"2024-01-31T11:00:24","date_gmt":"2024-01-31T04:00:24","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?p=2372"},"modified":"2024-02-05T13:16:02","modified_gmt":"2024-02-05T06:16:02","slug":"inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/","title":{"rendered":"Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditinjau oleh: dr. Elda Oncossya Panggabean<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak sedikit orang yang memiliki kebiasaan masak dalam jumlah besar dengan tujuan menghemat waktu dan tenaga untuk hari berikutnya. Makanan yang tidak habis dapat dimasukkan ke dalam kulkas lalu dipanaskan kembali keesokan harinya. Meski terlihat praktis, kebiasaan ini ternyata tidak sepenuhnya tepat dan kurang baik untuk kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit. Yuk, kita coba simak makanan apa saja yang seharusnya tidak boleh dipanaskan kembali.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Nasi [1,2]<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2373 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/11-300x214.png\" alt=\"\" width=\"335\" height=\"239\" srcset=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/11-300x214.png 300w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/11-1024x731.png 1024w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/11-768x549.png 768w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/11-1536x1097.png 1536w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/11-2048x1463.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 335px) 100vw, 335px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi paling enak disantap ketika hangat. Oleh karena itu, banyak orang yang rela menunggu untuk menghangatkan nasi yang sudah dingin. Jika ingin hidup sehat, jangan jadikan ini sebagai kebiasaan! Pasalnya, nasi termasuk salah satu makanan yang sebenarnya tidak boleh dipanaskan kembali setelah dingin karena dapat mengakibatkan keracunan makanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi yang sudah dingin rentan mengandung bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bacillus cereus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mampu menghasilkan spora. Ketika menghangatkan nasi, bakteri tersebut memang akan mati namun spora yang dihasilkan masih ada dan bersifat beracun secara alami. Jika sampai masuk ke dalam saluran pencernaan, nasi yang dihangatkan dan mengandung spora <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bacillus cereus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan berpotensi membuat nyeri perut dan rasa tidak nyaman.<\/span><\/p>\n<p><b>Telur [1,2]<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2375 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/12-300x214.png\" alt=\"\" width=\"322\" height=\"230\" srcset=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/12-300x214.png 300w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/12-1024x731.png 1024w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/12-768x549.png 768w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/12-1536x1097.png 1536w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/12-2048x1463.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 322px) 100vw, 322px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber protein hewani yang murah meriah dan hampir selalu ada di meja makan adalah telur. Kaya akan vitamin D hingga berbagai jenis mineral, ternyata telur juga masuk dalam kelompok makanan yang tidak boleh dipanaskan. Alasannya adalah karena di dalam telur yang sudah dimasak terkandung nitrogen yang jika dipanaskan kembali akan teroksidasi. Akibatnya, telur yang awalnya bergizi berubah menjadi zat pemicu kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Sayuran Tinggi Nitrat [1]<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2376 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/13-300x214.png\" alt=\"\" width=\"330\" height=\"236\" srcset=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/13-300x214.png 300w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/13-1024x731.png 1024w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/13-768x549.png 768w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/13-1536x1097.png 1536w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/13-2048x1463.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 330px) 100vw, 330px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya ini sudah umum dibahas, dimana sebaiknya sayuran harus habis sekali makan dan tidak dipanaskan. Pemanasan suhu tinggi, apalagi hingga berulang-ulang, akan membuat vitamin dan nutrisi lain di dalamnya rusak. Nah, khusus untuk sayuran yang tinggi nitrat, seperti bayam, sayuran berdaun, wortel hingga seledri, pemanasan ulang akan mengakibatkan oksidasi yang kemudian bersifat karsinogenik alias memicu kanker.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Ayam [1,2,3]<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2377 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/14-300x214.png\" alt=\"\" width=\"324\" height=\"231\" srcset=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/14-300x214.png 300w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/14-1024x731.png 1024w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/14-768x549.png 768w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/14-1536x1097.png 1536w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/14-2048x1463.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 324px) 100vw, 324px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Olahan ayam memang tidak pernah gagal, selalu enak apapun jenis masakannya. Makanya, rasanya sayang sekali jika daging ayam selezat ini dibuang hanya karena tidak habis dimakan. Padahal, daging ayam juga termasuk makanan yang sebaiknya tidak dihangatkan kembali, apalagi dengan suhu tinggi. Protein yang ada dalam daging ayam akan mengalami denaturasi saat dipanaskan, sehingga ayam mengonsumsinya bisa menyebabkan gangguan pencernaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jamur [1,2,3]<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2378 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/15-300x214.png\" alt=\"\" width=\"315\" height=\"225\" srcset=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/15-300x214.png 300w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/15-1024x731.png 1024w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/15-768x549.png 768w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/15-1536x1097.png 1536w, http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/15-2048x1463.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 315px) 100vw, 315px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir adalah jamur. Makanan yang berbahan dasar jamur, apapun jenisnya, sebaiknya juga langsung dihabiskan setelah disajikan. Pasalnya, ketika disimpan dalam lemari es dan kemudian dipanaskan kembali, ini akan memicu kerusakan nutrisi dan juga mengubahnya menjadi nitrogen yang teroksidasi. Sebagai informasi, zat ini menyebabkan gangguan pencernaan serta memicu radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker serta masalah kesehatan lainnya. Jika ingin menyantapnya lagi setelah disimpan, lebih aman jika jamur dimakan dalam keadaan dingin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai sekarang, pastikan selalu menghabiskan makanan terutama yang berbahan dasar di atas. Jangan memanaskannya kembali supaya nutrisinya terjaga dan tidak berubah menjadi zat beracun yang membahayakan kesehatan. Jika terlanjur mengonsumsinya, segera hubungi dokter dan bila perlu mintalah obat generik berkualitas untuk meringankan gejala keracunan yang dialami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu lebih jauh mengenai pengolahan makanan yang sehat hingga informasi kesehatan terkini? Jangan ragu untuk mengunjungi laman HJ Generik, ya. Salam sehat!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Food NDTV. 7 foods that you must stop reheating right away. [Internet]. 2018. [cited September 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/food.ndtv.com\/food-drinks\/7-foods-that-you-must-stop-reheating-right-away-1720284\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/food.ndtv.com\/food-drinks\/7-foods-that-you-must-stop-reheating-right-away-1720284<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Insider. Food you should not eat as leftovers. [Internet]. 2018<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">[cited September 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/www.insider.com\/foods-you-should-not-eat-as-leftovers-2018-9\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.insider.com\/foods-you-should-not-eat-as-leftovers-2018-9<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Healthline. How to reheat leftovers. [Internet]. 2020. <span>[cited September 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/how-to-reheat-leftovers\"><span>https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/how-to-reheat-leftovers<\/span><\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditinjau oleh: dr. Elda Oncossya Panggabean Tak sedikit orang yang memiliki kebiasaan masak dalam jumlah besar dengan tujuan menghemat waktu dan tenaga untuk hari berikutnya. Makanan yang tidak habis dapat dimasukkan ke dalam kulkas lalu dipanaskan kembali keesokan harinya. Meski terlihat praktis, kebiasaan ini ternyata tidak sepenuhnya tepat dan kurang baik untuk kesehatan. Ternyata ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2374,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali! - HJ Generik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali! - HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-31T04:00:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-05T06:16:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/10-1024x731.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"731\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin1\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin1\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/\",\"name\":\"Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali! - HJ Generik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-01-31T04:00:24+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-05T06:16:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\"},\"description\":\"Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/\",\"name\":\"HJ Generik\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\",\"name\":\"admin1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin1\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik\"],\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali! - HJ Generik","description":"Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali! - HJ Generik","og_description":"Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit.","og_url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/","og_site_name":"HJ Generik","article_published_time":"2024-01-31T04:00:24+00:00","article_modified_time":"2024-02-05T06:16:02+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":731,"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/10-1024x731.png","type":"image\/png"}],"author":"admin1","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin1","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/","name":"Inilah 5 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali! - HJ Generik","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website"},"datePublished":"2024-01-31T04:00:24+00:00","dateModified":"2024-02-05T06:16:02+00:00","author":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31"},"description":"Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat menurunkan bahkan menghilangkan kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, sehingga dapat menjadi salah satu sumber penyakit.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/inilah-5-makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-kembali\/"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/","name":"HJ Generik","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31","name":"admin1","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin1"},"sameAs":["https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik"],"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2372"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2372"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2379,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2372\/revisions\/2379"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2374"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}