{"id":2412,"date":"2024-04-03T13:00:10","date_gmt":"2024-04-03T06:00:10","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?p=2412"},"modified":"2024-04-03T14:43:52","modified_gmt":"2024-04-03T07:43:52","slug":"bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/","title":{"rendered":"Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditinjau oleh: Dr. Karen Denisa<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedentary lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inactive lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga. Saat ini, sudah semakin banyak orang yang menghabiskan waktu mereka dengan melakukan aktivitas sedentary.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski tampak tidak berhubungan, ternyata meningkatkan aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sangat berhubungan dengan kualitas hidup seseorang. Baca informasi lengkapnya berikut ini. Berdasarkan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> American Heart Association<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary jobs <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau pekerjaan yang tidak membutuhkan banyak aktivitas fisik, meningkat hingga 83% sejak tahun 1950. Hal ini secara tidak langsung juga menjadikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary lifestyle <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih banyak dilakukan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Dampak <\/b><b><i>Sedentary Lifestyle<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedentary lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat berpengaruh pada tubuh dan kondisi kesehatan. Berikut ini dampak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pengaruhnya terhadap faktor risiko terserang penyakit kronis:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Dampak pada Tubuh<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat seseorang menjalani gaya hidup tidak aktif dalam jangka waktu panjang, maka dampaknya adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tubuh membakar lebih sedikit kalori, sehingga bobot tubuh cenderung bertambah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tubuh mungkin akan kehilangan kekuatan dan ketahanan otot karena jarang digunakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tulang berisiko melemah dan kehilangan konten mineralnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem metabolisme berisiko terdampak dan tubuh lebih kesulitan dalam memecah lemak dan gula<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem imun tubuh berisiko menurun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sirkulasi darah berisiko tidak lancar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi ketidakseimbangan hormon.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Pengaruhnya Terhadap Faktor Risiko Terserang Penyakit Kronis<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjalani <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam jangka waktu yang cukup lama juga bisa menjadi salah satu penyebab penyakit kronis, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obesitas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit jantung, termasuk jantung koroner dan serangan jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan darah tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kolesterol tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stroke<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sindrom metabolisme<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes melitus tipe 2<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa jenis kanker tertentu, termasuk kanker payudara, kanker rahim, dan kanker usus besar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Osteoporosis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatnya rasa depresi dan cemas yang berlebihan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Benarkah <\/b><b><i>Sedentary Lifestyle<\/i><\/b><b> Bisa Sebabkan Kematian?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh tim di Norwegian University of Science and Technology, Trondheim, orang yang menjalani gaya hidup tidak aktif dalam jangka waktu panjang berisiko 2,7 kali lipat lebih besar mengalami kematian akibat penyakit kardiovaskular dibanding orang yang menjalani gaya hidup aktif dan rutin berolahraga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian ini dilakukan kepada 23.416 laki-laki dan perempuan dengan usia di atas 20 tahun, selama kurun waktu lebih dari 22 tahun dan diwawancara pada 3 kurun waktu berbeda, yaitu pada tahun 1984-1986, 1995-1997, dan 2006-2008.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Solusi Agar Terhindar dari <\/b><b><i>Sedentary Lifestyle<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tentunya Anda harus menjalani lebih banyak aktivitas fisik. Namun untuk Anda yang belum terbiasa, berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Cara Lebih Aktif di Rumah<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara untuk lebih aktif di rumah dan sekitarnya adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, mulai dari bersih-bersih, berkebun dan membersihkan halaman.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap bergerak saat menonton TV. Misalnya menonton sambil yoga, angkat beban ringan, atau naik sepeda statis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Olahraga di rumah secara rutin dengan mengikuti video di TV atau internet.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan kaki di sekitar rumah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sediakan perlengkapan olahraga di dalam rumah, sepertialat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fitness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">maupun perlengkapan yoga untuk pemanasan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Cara Lebih Aktif di Tempat Kerja<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk aktif di tempat kerja adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdiri dari kursi dan jalan-jalan sebentar setidaknya 1 jam sekali.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Naik tangga dan hindari lift kantor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan sebagian dari jam makan siang untuk jalan kaki di sekitar kantor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan meeting sambil berdiri, tak hanya duduk di ruang rapat.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan teknologi dan pekerjaan memang seringkali menyebabkan tubuh kurang aktif bergerak. Imbangi hal tersebut dengan lebih banyak melakukan aktivitas fisik di luar jam kerja. Jika merasakan keluhan terkait kurangnya aktivitas fisik, pastikan berkonsultasi dengan dokter dan meminta rekomendasi obat generik yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Temukan lebih banyak artikel informatif mengenai gaya hidup sehat hanya di website HJ Generik.<\/span><\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Medline Plus. Health risks of an inactive lifestyle [Internet]. 2023 [cited October 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/medlineplus.gov\/healthrisksofaninactivelifestyle.html#:~:text=Having%20a%20sedentary%20lifestyle%20can,higher%20your%20health%20risks%20are\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/medlineplus.gov\/healthrisksofaninactivelifestyle.html#:~:text=Having%20a%20sedentary%20lifestyle%20can,higher%20your%20health%20risks%20are<\/span><\/a><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">John Hopkins Medicine. Sitting disease: how a sedentary lifestyle affects heart health [Internet]. 2023 [cited October 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/www.hopkinsmedicine.org\/health\/wellness-and-prevention\/sitting-disease-how-a-sedentary-lifestyle-affects-heart-health\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.hopkinsmedicine.org\/health\/wellness-and-prevention\/sitting-disease-how-a-sedentary-lifestyle-affects-heart-health<\/span><\/a><\/li>\n<li>European Society of Cardiology. Sedentary lifestyle for 20 years linked to doubled mortality risk compared to being active [Internet]. 2019 (cited October 2023). Available from: <a href=\"https:\/\/www.escardio.org\/The-ESC\/Press-Office\/Press-releases\/sedentary-lifestyle-for-20-years-linked-to-doubled-mortality-risk-compared-to-being-active\">https:\/\/www.escardio.org\/The-ESC\/Press-Office\/Press-releases\/sedentary-lifestyle-for-20-years-linked-to-doubled-mortality-risk-compared-to-being-active<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditinjau oleh: Dr. Karen Denisa &nbsp; Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga. Saat ini, sudah semakin banyak orang yang menghabiskan waktu mereka dengan melakukan aktivitas sedentary.\u00a0 Meski tampak tidak berhubungan, ternyata meningkatkan aktivitas sedentary sangat berhubungan dengan kualitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2413,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian - HJ Generik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian - HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-03T06:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-03T07:43:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/86.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin1\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin1\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/\",\"name\":\"Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian - HJ Generik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-04-03T06:00:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-03T07:43:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\"},\"description\":\"Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/\",\"name\":\"HJ Generik\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\",\"name\":\"admin1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin1\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik\"],\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian - HJ Generik","description":"Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian - HJ Generik","og_description":"Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga.","og_url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/","og_site_name":"HJ Generik","article_published_time":"2024-04-03T06:00:10+00:00","article_modified_time":"2024-04-03T07:43:52+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/86.png","type":"image\/png"}],"author":"admin1","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin1","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/","name":"Bahaya Sedentary Lifestyle, Picu Penyakit Kronis Hingga Kematian - HJ Generik","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website"},"datePublished":"2024-04-03T06:00:10+00:00","dateModified":"2024-04-03T07:43:52+00:00","author":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31"},"description":"Sedentary lifestyle atau inactive lifestyle adalah cara hidup seseorang yang minim aktivitas fisik dan lebih banyak duduk atau berbaring, serta minim frekuensi olahraga.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/bahaya-sedentary-lifestyle-picu-penyakit-kronis-hingga-kematian\/"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/","name":"HJ Generik","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31","name":"admin1","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin1"},"sameAs":["https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik"],"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2412"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2412"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2412\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2415,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2412\/revisions\/2415"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2413"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}