{"id":2457,"date":"2024-05-15T11:00:06","date_gmt":"2024-05-15T04:00:06","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?p=2457"},"modified":"2024-05-15T11:02:11","modified_gmt":"2024-05-15T04:02:11","slug":"menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/","title":{"rendered":"Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar?"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Procrastination <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau lebih umum dikenal sebagai menunda pekerjaan adalah hal yang lumrah dilakukan oleh banyak orang. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Menunda pekerjaan sering dianggap sebagai sikap malas atau memiliki manajemen waktu yang buruk, padahal sebenarnya kondisi tersebut lebih daripada itu. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Kendati menunda pekerjaan tidak selalu memberikan dampak yang buruk, [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> namun ada kalanya ini menjadi sebuah kebiasaan yang mengganggu pekerjaan sehari-hari. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, tahukah Anda bahwa menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">attention deficit hyperactivity disorder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ADHD)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Temukan informasi lengkap mengenai menunda pekerjaan dan hubungannya dengan gangguan mental di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Kebiasaan Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menunda pekerjaan adalah hal yang biasa. Namun, bila berubah menjadi kronis dan kehidupan sehari-hari terkena imbasnya, maka bisa jadi ini adalah gejala dari gangguan mental. Menunda pekerjaan kerap dikaitkan dengan diagnosis beberapa gangguan mental seperti berikut ini: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>ADHD<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Orang yang mengidap ADHD mengalami kesulitan konsentrasi dan menyelesaikan pekerjaan. Itulah sebabnya, penderita ADHD sering menunda pekerjaannya. Ada juga kecenderungan bahwa orang dengan ADHD justru lebih fokus pada hal lain di luar tanggung jawab utamanya. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Sebagai ilustrasi, jika selesai mengerjakan proyek A maka ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reward <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang diterima. Alih-alih fokus menyelesaikan pekerjaan supaya mendapatkan hadiah, penderita ADHD malah teralih pada hadiah itu sendiri dan menunda pekerjaannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Depresi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Orang yang mengalami depresi biasanya tidak memiliki energi dan motivasi untuk mengerjakan atau menyelesaikan pekerjaannya walaupun itu adalah pekerjaan yang mudah. Akibatnya, menunda pekerjaan dilakukan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gangguan kecemasan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Orang dengan gangguan kecemasan kadang melihat sebuah pekerjaan sebagai hal yang menakutkan karena berada di luar kekuatannya dan membuatnya kewalahan. Kecemasan berlebihan ini membuatnya takut melakukan pekerjaan tersebut hingga akhirnya menundanya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Apa yang Menyebabkan Menunda Pekerjaan?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menunda pekerjaan lebih sering dilakukan oleh mereka yang berada di usia sekolah dan kuliah, serta orang dewasa laki-laki. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Ada beberapa hal yang memicu seseorang menunda pekerjaannya di antaranya adalah: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cemas dengan kegiatan yang akan dilakukan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Salah satu contohnya, Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan kesehatan. Namun, Anda mencemaskan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">diagnosis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dokter sehingga menunda kunjungan. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak yakin dengan kemampuan diri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Perasaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">insecure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan tidak yakin dengan kemampuan diri melakukan sesuatu membuat seseorang merasakan emosi negatif. Untuk menghindari perasaan demikian, alih-alih melakukan pekerjaan Anda justru melakukan hal yang lain. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Lelah atau bosan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Saat merasa lelah dan bosan dengan hal tertentu, distraksi yang membuat Anda lepas dari pekerjaan tersebut menjadi sebuah pelarian. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Merasa masih ada banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Manajemen waktu yang kurang baik kadang membuat Anda meremehkan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Anda yakin masih ada banyak waktu padahal kadang sudah tidak ada. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Percaya <\/b><b><i>the power of last minute<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Secara medis, ketika menyelesaikan suatu pekerjaan mendekati tenggat waktu, Anda merasakan gelombang adrenalin dan kortisol yang memberikan sensasi \u201cketagihan\u201d. Walaupun menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">last minute person <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kadang lebih efektif, namun ini tidak bisa menjadi kebiasaan. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Cara Menangani Kebiasaan Menunda Pekerjaan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat kebiasaan menunda pekerjaan jadi lebih baik, misalnya dengan: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Menyadari waktu tertentu keinginan menunda pekerjaan muncul<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya, setiap kali berkutat dengan pekerjaan A di kantor, Anda jadi ingin menundanya. Dengan menyadari pola ini, akan lebih mudah menemukan solusinya. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kerjakan satu per satu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Tidak membebani diri dengan banyak pikiran dan pekerjaan sekaligus membantu Anda lebih fokus dan tidak menunda pekerjaan karena tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Lakukan satu per satu, konsentrasi pada apa yang sedang dikerjakan. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Minta bantuan medis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ketika menunda pekerjaan menjadi sebuah kebiasaan dan memengaruhi kehidupan sehari-hari dengan signifikan, jangan ragu meminta bantuan medis. Terapis akan membantu Anda menemukan penyebab dari masalah tersebut dan menemukan solusi yang tepat. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan meremehkan kebiasaan menunda pekerjaan karena bisa jadi itu berkaitan dengan kesehatan mental. Jika perlu, berkonsultasilah dengan dokter terpercaya untuk bisa keluar dari kebiasaan tersebut. Untuk terapi obat yang diperlukan, tidak ada salahnya menggunakan obat generik yang lebih hemat namun kualitasnya jempol dua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu perkembangan dunia kesehatan dan informasi terkini soal berbagai masalah kesehatan dan penanganannya? Yuk, kunjungi laman HJ Generik!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Counseling Today. Procrastination: an emotional struggle [Internet]. 2019. [cited December 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/ct.counseling.org\/2019\/10\/procrastination-an-emotional-struggle\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/ct.counseling.org\/2019\/10\/procrastination-an-emotional-struggle\/<\/span><\/a><\/li>\n<li>Healthline. How to (finally) break the cycle of chronic procrastination [Internet]. 2021. [cited December 2023]. Available from: <a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/mental-health\/chronic-procrastination\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/mental-health\/chronic-procrastination<\/a><\/li>\n<li>US News. When is procrastination a matter of mental health? [Internet]. 2021. [cited December 2023]. Available from: <a href=\"https:\/\/health.usnews.com\/wellness\/articles\/is-your-chronic-procrastination-actually-a-matter-of-mental-health\">https:\/\/health.usnews.com\/wellness\/articles\/is-your-chronic-procrastination-actually-a-matter-of-mental-health<\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Procrastination atau lebih umum dikenal sebagai menunda pekerjaan adalah hal yang lumrah dilakukan oleh banyak orang. [1] Menunda pekerjaan sering dianggap sebagai sikap malas atau memiliki manajemen waktu yang buruk, padahal sebenarnya kondisi tersebut lebih daripada itu. [1] Kendati menunda pekerjaan tidak selalu memberikan dampak yang buruk, [2] namun ada kalanya ini menjadi sebuah kebiasaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2458,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar? - HJ Generik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar? - HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-15T04:00:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-15T04:02:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/56.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin1\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin1\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/\",\"name\":\"Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar? - HJ Generik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-05-15T04:00:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-15T04:02:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\"},\"description\":\"Menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/\",\"name\":\"HJ Generik\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\",\"name\":\"admin1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin1\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik\"],\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar? - HJ Generik","description":"Menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar? - HJ Generik","og_description":"Menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).","og_url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/","og_site_name":"HJ Generik","article_published_time":"2024-05-15T04:00:06+00:00","article_modified_time":"2024-05-15T04:02:11+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/56.png","type":"image\/png"}],"author":"admin1","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin1","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/","name":"Menunda Pekerjaan Termasuk Gangguan Mental, Apa Benar? - HJ Generik","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website"},"datePublished":"2024-05-15T04:00:06+00:00","dateModified":"2024-05-15T04:02:11+00:00","author":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31"},"description":"Menunda pekerjaan juga bisa menjadi pertanda atau gejala dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/menunda-pekerjaan-termasuk-gangguan-mental-apa-benar\/"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/","name":"HJ Generik","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31","name":"admin1","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin1"},"sameAs":["https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik"],"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2457"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2457"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2469,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2457\/revisions\/2469"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2458"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}