{"id":2466,"date":"2024-05-17T10:00:20","date_gmt":"2024-05-17T03:00:20","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?p=2466"},"modified":"2024-05-28T15:26:42","modified_gmt":"2024-05-28T08:26:42","slug":"terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/","title":{"rendered":"Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pergantian tahun tinggal menghitung hari. Biasanya, sambil menunggu tengah malam paling seru mengadakan acara bakar-bakar bareng teman dan keluarga. Bakar-bakar sate, daging sapi, daging ayam, dan masih banyak lagi. Dibumbui dengan mantap dan dibakar hingga renyah menghitam, saking enaknya jadi tidak terasa sudah makan banyak. Eits, tahan dulu. Tahukah Anda bahwa makan bakar-bakaran secara berlebihan bisa memicu masalah kesehatan serius, seperti kanker? Berikut ini adalah rangkuman informasi seputar fakta makan makanan yang dibakar dan resiko kanker yang mungkin terjadi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makan bakar-bakaran memang nikmat, apalagi kalau yang dibakar adalah daging baik daging sapi atau ayam. Selain tekstur daging yang masih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">juicy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan lembut, aroma <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smoky <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang menguar dari bakaran menambah cita rasa makanan menjadi lebih lezat. Namun, perlu diketahui bahwa daging yang dibakar dalam suhu tinggi dapat memicu kanker. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1,2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Disebutkan bahwa proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senyawa kimia tersebut bernama\u00a0 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">heterocyclic amines<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HCAs) [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1,2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polycyclic aromatic hydrocarbons <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(PAHs). [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Paparan dalam waktu lama \u2013termasuk terlalu banyak mengonsumsi\u2014terhadap kedua senyawa ini dapat merusak DNA tubuh yang dalam jangka panjang bisa berubah menjadi tumor. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara spesifik, Catherine Carpenter, Ph.D. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari UCLA menyebutkan bahwa makanan yang dibakar dan mengandung senyawa karsinogenik tidak serta merta menyebabkan kanker pada saat itu juga, karena ini lebih kepada gaya hidup. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika Anda gemar makan makanan bakaran selama bertahun-tahun setiap akhir pekan misalnya, kebiasaan seperti inilah yang memicu dan memperbesar resiko terjadinya kanker. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Kenapa Makanan yang Dibakar Memicu Kanker?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, masalah kesehatan pada makanan bakaran berasal dari proses memasaknya yang menggunakan panas tinggi. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketika daging dimasak dalam suhu tinggi hingga menghitam, dimana ini menjadi ciri khas dari makanan bakaran, lemak dalam daging akan terbakar dan memicu munculnya senyawa kimia yang disebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">heterocyclic amines<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HCAs) [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1,2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polycyclic aromatic hydrocarbons <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(PAHs). [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketika tubuh terpapar kedua zat kimia tersebut dalam waktu lama, maka keduanya akan bermutasi dan mengubah DNA pada sel tubuh. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Akibatnya, mutasi DNA berubah menjadi tumor. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Cara Mengurangi Resiko Kanker dari Makanan Bakar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dari penjelasan di atas, bisa ditarik kesimpulan jika menikmati bakaran hanya ketika menyambut perayaan Tahun Baru saja, hal ini tidak akan lantas membuat Anda mengidap penyakit kanker sebab Catherine Carpenter, Ph.D. dari UCLA menekankan jika resiko tersebut adalah mengenai gaya hidup. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, tidak bisa dipungkiri juga bahwa makanan bakaran apalagi dengan banyak bagian yang menghitam bersifat karsinogenik atau memicu kanker sebab mengandung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">heterocyclic amines<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HCAs) [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1,2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polycyclic aromatic hydrocarbons <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(PAHs)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, langkah paling bijak untuk menghindari paparan dua senyawa kimia pemicu kanker tersebut adalah makan makanan bakaran dengan bijak dan aman. Caranya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilih daging yang minim lemak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Dua senyawa kimia yang bersifat karsinogenik di atas muncul ketika lemak terbakar dan menghitam. Maka dari itu, sebaiknya pilihlah daging yang mengandung sedikit lemak, termasuk daging ayam dan juga daging ikan. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hindari kontak langsung daging dengan api<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan memanggang atau membakar daging langsung di atas api karena ini membuat lemak terbakar. Lebih aman bila Anda menggunakan panggangan bertingkat sehingga daging terkena panas secara tidak langsung (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">indirect heat)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hilangkan bagian yang gosong sebelum disajikan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini bertujuan mengurangi senyawa karsinogenik masuk ke dalam tubuh. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perhatikan bumbu marinasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Marinasi daging menggunakan saus dan sejenisnya tidak disarankan karena tinggi gula. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan marinasi dengan bahan yang berasal dari keluarga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">citrus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang bercita rasa asam. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1,3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Bahan ini mengandung antioksidan yang diharapkan mampu menekan efek karsinogenik setelah proses bakaran.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merayakan Tahun Baru boleh saja, asalkan tetap memperhatikan makanan yang dikonsumsi supaya tetap sehat di tahun mendatang. Jika memiliki keluhan kesehatan, segera periksakan diri ke dokter. Bila perlu, mintalah obat generik terbaik yang ekonomis namun tetap efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu perkembangan dunia kesehatan dan informasi terkini soal berbagai masalah kesehatan dan penanganannya? Yuk, kunjungi laman HJ Generik!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">UCLA Health. Grilling meat raises cancer risk. Here are ways to lower it [Internet]. 2023. [cited December 2023]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/www.uclahealth.org\/news\/grilling-meat-raises-cancer-risk-here-are-ways-lower-it\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.uclahealth.org\/news\/grilling-meat-raises-cancer-risk-here-are-ways-lower-it<\/span><\/a><\/li>\n<li>Verywell Health. Grilling meats and an increased cancer risk [Internet] 2022. [cited December 2023]. Available from: <a href=\"https:\/\/www.verywellhealth.com\/is-grilled-meat-a-cancer-risk-514039\">https:\/\/www.verywellhealth.com\/is-grilled-meat-a-cancer-risk-514039<\/a><\/li>\n<li>Cedars Sinai. Healthy grilling: reducing the risk of cancer [Internet] 2018. [cited December 2023]. Available from: <a href=\"https:\/\/www.cedars-sinai.org\/blog\/grilling-cancer-risk.html\">https:\/\/www.cedars-sinai.org\/blog\/grilling-cancer-risk.html<\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pergantian tahun tinggal menghitung hari. Biasanya, sambil menunggu tengah malam paling seru mengadakan acara bakar-bakar bareng teman dan keluarga. Bakar-bakar sate, daging sapi, daging ayam, dan masih banyak lagi. Dibumbui dengan mantap dan dibakar hingga renyah menghitam, saking enaknya jadi tidak terasa sudah makan banyak. Eits, tahan dulu. Tahukah Anda bahwa makan bakar-bakaran secara berlebihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2467,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9,13],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar? - HJ Generik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar? - HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-17T03:00:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-28T08:26:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/59.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin1\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin1\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/\",\"name\":\"Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar? - HJ Generik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-05-17T03:00:20+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-28T08:26:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\"},\"description\":\"Proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/\",\"name\":\"HJ Generik\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\",\"name\":\"admin1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin1\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik\"],\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar? - HJ Generik","description":"Proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar? - HJ Generik","og_description":"Proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0","og_url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/","og_site_name":"HJ Generik","article_published_time":"2024-05-17T03:00:20+00:00","article_modified_time":"2024-05-28T08:26:42+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/59.png","type":"image\/png"}],"author":"admin1","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin1","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/","name":"Terlalu Sering Makan Bakar-Bakaran Bisa Memicu Kanker, Apa Benar? - HJ Generik","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website"},"datePublished":"2024-05-17T03:00:20+00:00","dateModified":"2024-05-28T08:26:42+00:00","author":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31"},"description":"Proses memasak dengan cara dibakar membuat lemak pada daging \u201cterbakar\u201d dan mengandung senyawa kimiawi yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.\u00a0","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/terlalu-sering-makan-bakar-bakaran-bisa-memicu-kanker-apa-benar\/"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/","name":"HJ Generik","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31","name":"admin1","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin1"},"sameAs":["https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik"],"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2466"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2466"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2466\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2499,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2466\/revisions\/2499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2467"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}