{"id":2528,"date":"2024-06-03T15:49:05","date_gmt":"2024-06-03T08:49:05","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?p=2528"},"modified":"2024-06-03T15:49:13","modified_gmt":"2024-06-03T08:49:13","slug":"waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/","title":{"rendered":"Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Olahraga yang seharusnya membawa efek baik pada kesehatan, kadang dikaitkan dengan sebuah kondisi kelainan ritme jantung yang disebut dengan aritmia. Ketika mengalami aritmia,\u00a0 jantung akan berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">irama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang tidak teratur. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Biasanya penderita aritmia akan langsung mengetahuinya ketika merasakan detak jantung di nadi pergelangan tangan atau merasakannya di dada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aritmia kadang menunjukkan gejala, kadang juga tanpa gejala. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Beberapa aritmia tergolong ringan dan tidak berbahaya namun ada juga yang mengancam nyawa. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Supaya bisa lebih mawas diri dan waspada pada serangan aritmia, berikut ini adalah berbagai informasi penting yang wajib diketahui.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Mengenal Aritmia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan bahasa sederhana, aritmia dijelaskan sebagai kondisi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">irama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kadang terlalu lambat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, atau iramanya berantakan. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1-3]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Apakah detak jantung yang meningkat karena kegiatan fisik juga dianggap aritmia? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai aritmia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang normal jika detak jantung meningkat selama aktivitas fisik dan melambat saat istirahat atau tidur. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Suatu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kewajaran juga ketika jantung berdebar kencang, misalnya karena kaget atau marah. Namun, yang tidak wajar adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">irama<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> jantung yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tidak teratur dalam frekuensi yang cukup serin<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">g, karena bisa jadi berarti jantung tidak memompa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">darah dalam jumlah yang cukup ke seluruh tubuh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Irama jantung yang tidak teratur ini berpotensi membuat penderitanya merasa pusing, pingsan, atau mengalami gejala lainnya. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar baiknya adalah aritmia dapat diobati dengan obat-obatan atau prosedur kesehatan untuk mengendalikan irama jantung yang tidak teratur. Jika tidak diobati, aritmia dapat merusak jantung, otak, atau organ lainnya. Hal ini dapat menyebabkan stroke, gagal jantung, atau serangan jantung yang mengancam jiwa. Itulah alasannya, walaupun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak selalu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berbahaya, aritmia tidak boleh diabaikan begitu saja. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1]<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aritmia bisa dipicu oleh beberapa hal, di antaranya: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jantung<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> koroner<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya jaringan yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengalami peradangan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> di jantung\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan darah tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan pada otot jantung (kardiomiopati)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan katup jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketidakseimbangan elektrolit dalam darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses penyembuhan setelah operasi jantung<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disebutkan bahwa aritmia kadang tidak memiliki gejala dan terjadi begitu saja. Namun, bila menunjukkan menunjukkan gejala, beberapa keluhan terkait dengan aritmia adalah: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Irama jantung terlalu cepat atau lambat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Irama jantung tidak teratur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit kepala ringan atau pusing<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sesak napas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkeringat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Diagnosis dan Pengobatan Aritmia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aritmia didiagnosis dengan beberapa cara. Dokter dapat menemukan adanya aritmia dengan mengukur denyut nadi dan mendengarkan detak jantung. Setelah menilai gejala dan melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan tes diagnostik untuk membantu memastikan bahwa Anda menderita aritmia. Hal ini juga dapat membantu menemukan penyebabnya. [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Beberapa tes yang umum dilakukan untuk mendiagnosa aritmia adalah: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Elektrokardiografi (EKG)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes darah untuk memeriksa kadar elektrolit atau mencari masalah genetik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Monitor rawat jalan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Holter monitoring<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stress test<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kateterisasi jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Studi Elektrofisiologi (EPS)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tilt table<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">CT-scan atau MRI\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika setelah tes yang dilakukan ditemukan bahwa Anda mengidap aritmia, Dokter akan memberikan pengobatan dan tindakan tertentu untuk membuatnya lebih ringan atau bahkan sembuh. Pengobatan tersebut antara lain: [<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pemberian obat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Beberapa obat yang umum diberikan untuk aritmia adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">antikoagulan dan obat untuk mengembalikan irama jantung menjadi normal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perubahan gaya hidup<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Aritmia bisa dipicu oleh gaya hidup. Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">diagnosis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dokter menunjukkan penyebabnya adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gaya hidup<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, maka pasien akan diminta untuk mengontrol tekanan dan gula darah, berhenti merokok, berhenti minum alkohol, dan mengurangi kafein.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Terapi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Beberapa jenis terapi mungkin diberikan untuk mengatasi aritmia, misalnya kardioversi, ablasi kateter, dan isolasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vena pulmonalis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak menutup kemungkinan, penanganan aritmia dilakukan dengan menjalani operasi. Bila tindakan operasi diperlukan, dokter akan menyampaikan opsi ini kepada pasien dan keluarganya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Cara Mencegah Aritmia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aritmia bisa dicegah dengan beberapa cara:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stop merokok<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Batasi asupan alkohol<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Batasi konsumsi kafein<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari konsumsi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> stimulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendalikan tekanan darah tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertahankan atau capai berat badan yang sehat dan ideal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelola kadar gula darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Atasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sleep apnea<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, bila mengalami hal tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari aktivitas yang dapat memicu aritmia<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aritmia sering disepelekan karena tidak menimbulkan gejala mencolok. Pastikan untuk melakukan gaya hidup sehat supaya ketika olahraga, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">irama jantung tetap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">normal. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke Dokter jika mendapati gejalanya dan bila perlu, mintalah obat-obatan generik terbaik untuk mengatasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu lebih banyak seputar aritmia dan masalah kesehatan lainnya? Yuk, kunjungi laman HJ Generik!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[1] NIH. What is an arrhythmia? [Internet]. [Cited February 2024]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/www.nhlbi.nih.gov\/health\/arrhythmias#:~:text=An%20arrhythmia%2C%20or%20irregular%20heartbeat,or%20with%20an%20irregular%20rhythm\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.nhlbi.nih.gov\/health\/arrhythmias#:~:text=An%20arrhythmia%2C%20or%20irregular%20heartbeat,or%20with%20an%20irregular%20rhythm<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[2] Cleveland Clinic. Arrhythmia [Internet]. [Cited February 2024]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/16749-arrhythmia#diagnosis-and-tests\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/16749-arrhythmia#diagnosis-and-tests<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[3] Medline Plus. Arrhythmia [Internet]. [Cited February 2024]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/medlineplus.gov\/arrhythmia.html\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/medlineplus.gov\/arrhythmia.html<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Olahraga yang seharusnya membawa efek baik pada kesehatan, kadang dikaitkan dengan sebuah kondisi kelainan ritme jantung yang disebut dengan aritmia. Ketika mengalami aritmia,\u00a0 jantung akan berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau dengan irama yang tidak teratur. [1] Biasanya penderita aritmia akan langsung mengetahuinya ketika merasakan detak jantung di nadi pergelangan tangan atau merasakannya di dada. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2529,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian - HJ Generik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian - HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HJ Generik\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-03T08:49:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-03T08:49:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/69-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin1\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin1\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/\",\"name\":\"Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian - HJ Generik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-03T08:49:05+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-03T08:49:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\"},\"description\":\"Aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website\",\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/\",\"name\":\"HJ Generik\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31\",\"name\":\"admin1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin1\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik\"],\"url\":\"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian - HJ Generik","description":"Aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian - HJ Generik","og_description":"Aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan.","og_url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/","og_site_name":"HJ Generik","article_published_time":"2024-06-03T08:49:05+00:00","article_modified_time":"2024-06-03T08:49:13+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/69-2.png","type":"image\/png"}],"author":"admin1","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin1","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/","name":"Waspadai Aritmia, Detak Jantung Berantakan yang Dapat Memicu Kematian - HJ Generik","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website"},"datePublished":"2024-06-03T08:49:05+00:00","dateModified":"2024-06-03T08:49:13+00:00","author":{"@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31"},"description":"Aritmia dijelaskan sebagai kondisi irama jantung yang tidak teratur. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat, atau iramanya berantakan.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/waspadai-aritmia-detak-jantung-berantakan-yang-dapat-memicu-kematian\/"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#website","url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/","name":"HJ Generik","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/3cd02dcad4a9b0dee0ab79e7160f8a31","name":"admin1","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/0.gravatar.com\/avatar\/c23d8758b5ef75e0e2b3840e9a481ca4?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin1"},"sameAs":["https:\/\/hexpharmjaya.com\/generik"],"url":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2528"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2528"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2531,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2528\/revisions\/2531"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2529"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.hexpharmjaya.com\/generik\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}