New Product >>

Last Update >>



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

   Info Produk Branded Central Nervous System Nonsteroidal Anti-Inflammatory Agents (NSAIDs)

 

     
Flamenac
     
Flamenac®
.: Zat Aktif :.
Natrium diklofenak 50 mg
 
.: Kemasan & No Reg :.
Flamenac® tablet ( 1 box berisi 5 strip @ 10 tablet), No. Reg : DKL9502807415A1.
 
.: Farmakologi :.
Flamenac® mengandung natrium diklofenak yang mempunyai aktivitas analgesik dan anti-inflamasi, terutama digunakan untuk mengatasi inflamasi pada rematik yang sangat sakit atau keadaan non rematik lainnya. Mekanisme kerja yang utama adalah melalui penghambatan pada biosintesis prostaglandin. Diklofenak adalah inhibitor siklo-oksigenasi yang poten secara invitro dan invivo.
 
.: Indikasi :.
Pengobatan pada degeneratif dan inflamasi rematik seperti rematik artritis, ankilosing spondilitis, osteoartritis, dan spondilartritis.
Nyeri pada vertebral, rematik non artikular, dan serangan gout akut.
 
.: Kontra Indikasi :.
  • Penderita ulkus peptikum
  • Hipersensitivitas terhadap diklofenak
  • Pasien dengan riwayat asma, urtikaria, rhinitis akut dan reaksi hipersensitif lainnya yg terkait dengan penggunaan Asetosal atau NSAID lainnya.
 
.: Dosis :.
Dosis awal adalah 100-150 mg/hari.
Pada kasus yang lebih ringan atau untuk pemakaian jangka panjang, dosis 75-100 mg/hari sudah mencukupi. Dosis harian umumnya dibagi dalam 2-3 dosis terbagi.
Tablet sebaiknya diminum utuh 1 tablet dengan banyak air, lebih baik sebelum makan.
 
.: Efek Samping :.

Saluran cerna

  • Kadang-kadang : nyeri epigastrik, gangguan saluran cerna lain seperti mual, muntah, diare, kram perut, dispepsia, flatulen, anoreksia.
  • Jarang: perdarahan saluran cerna, hematemesis, melena, tukak peptik dengan atau tanpa perdarahan atau perforasi, diare berdarah.
  • Kasus khusus: gangguan saluran cerna bagian bawah seperti kolitis hemoragik non-spesifik dan eksaserbasi kolitis ulseratif atau proktokolitis Crohn’s, stomatitis aftosa, glositis, lesi esofagus, konstipasi.

Sistem saraf pusat dan perifer

  • Kadang-kadang : sakit kepala, pusing atau vertigo.
  • Jarang : mengantuk
  • Kasus khusus : gangguan perasaan (sensation), termasuk parestesia, disorientasi, gangguan memori, gangguan penglihatan (penglihatan kabur, diplopia), kurang pendengaran, tinitus, insomnia, iritabilitas, konvulsi, depresi, cemas, mimpi buruk, tremor, reaksi psikotik, gangguan pengecapan.

Kulit

  • Kadang-kadang : ruam atau erupsi kulit.
  • Jarang: urtikaria.
  • Kasus khusus : erupsi bulosa, eksim, eritema multiforme, sindroma Stevens - Johnson, sindroma Lyell (epidermalisis toksik akut), eritoderma (eksfoliatif dermalitis), rambut rontok, reaksi fotosensitivitas, purpura, termasuk purpura alergik.

 Hati

  • Kadang-kadang : peningkatan enzim serum aminotransferase (SGOT, SGPT).
  • Jarang : hepatitis dengan atau tanpa ikterus. • Kasus khusus : hepatitis fulminant. Darah
  • Kasus khusus : trombositopenia, leukopenia, anemia (anemia hemolitik, anemia aplastik), agranulositosis.

Hipersensitivitas

  • Jarang : reaksi hipersensitivitas seperti asma, reaksi anafilaktif/reaksi anafilaktoid sistemik termasuk hipotensi.
 
.: Peringatan dan Perhatian :.
Perhatian pada pasien dengan riwayat ulkus pada gastrointestinal.
 
.: Lain-lain :.

Penyimpanan:

Simpan pada suhu kamar (dibawah 30oC), terlindung dari cahaya.

Kembali ke atas

  

Share this on facebook

Legal Note | Site Map | Log in |