New Product >>

Last Update >>



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

  Info Produk Branded Gastrointestinal Antacid, antireflux agents & antiulcerants

 

     
Hexer
     
HEXER™ Inj 50 mg
.: Zat Aktif :.
Ranitidine 25 mg/ml
 
.: Kemasan & No Reg :.
Hexer™ Injeksi (1 box berisi 5 ampul @ 2 ml) No. Reg. : DKL0104418843A1
 
.: Farmakologi :.
Hexer™ adalah suatu histamin antagonis reseptor H2 menghambat kerja histamin secara kompetitif pada reseptor H2 dan mengurangi sekresi asam lambung. Pada pemberian i.m/i.v ,Kadar dalam serum yang diperlukan untuk menghambat 50% perangsangan sekresi asam lambung adalah 36 – 94 mg/ml. Kadar tersebut bertahan selama 6 – 8 jam.
 
.: Indikasi :.
Untuk pasien rawat inap di rumah sakit dengan keadaan hipersekresi patologis atau ulkus dua belas jari yang sulit diatasi, atau sebagai pengobatan alternatif jangka pendek pemberian oral pada pasien yang tidak bisa diberi Ranitidine oral.
 
.: Kontra Indikasi :.
Penderita yang hipersensitif terhadap obat ini.
 
.: Dosis :.
Injeksi I.M. : 50 mg (tanpa pengenceran) tiap 6 – 8 jam.
Injeksi I.V. : intermitten.
  1. Intermitten bolus : 50 mg (2 ml) tiap 6 – 8 jam. Encerkan injeksi 50 mg dalam larutan NaCl 0,9% atau larutan injeksi I.V. lain yang cocok sampai diperoleh konsentrasi tidak lebih dari 2,5 mg/ml (total volume 20 ml). Kecepatan injeksi tidak lebih dari 4 ml/menit (dengan waktu 5 menit).
  2. Intermitten infusion : 50 mg (2 ml) tiap 6 – 8 jam. Encerkan injeksi 50 mg dalam larutan injeksi Dekstrose 5% atau larutan I.V. lain yang cocok sampai diperoleh konsentrasi tidak lebih besar dari 0,5 mg/ml (total volume 100 ml). Kecepatan infus tidak lebih dari 5 – 7 ml/ menit (dengan waktu 15 – 20 menit).
  3. Infus I.V. kontinyu : 150 mg Rantidine diencerkan dalam 250 ml Dekstrose atau larutan I.V. lain yang cocok dan diinfuskan dengan kecepatan 6,25 mg/jam selama 24 jam. Untuk penderita sindrom Zollinger Ellison atau hipersekretori lain. Ranitidine injeksi harus diencerkan dengan larutan Dekstrose 5% atau larutan I.V. lain yang cocok sehingga diperoleh konsentrasi tidak lebih dari 2,5 mg/ml. Kecepatan infus dimulai 1 mg/kg berat badan/jam, dan harus disesuaikan dengan keadaan penderita.
 
.: Efek Samping :.
  • Sakit Kepala
  • Susunan saraf pusat, jarang terjadi : malaise, pusing, mengantuk, insomnia, vertigo, agitasi, depresi, halusinasi.
  • Kardiovaskular, jarang dilaporkan : aritmia seperti takikardia, bradikardia, atrioventricular block, premature ventricular beats.
  • Gastrointestinal : konstipasi, diare, mual, muntah, nyeri perut, jarang dilaporkan : pankreatitis
  • Muskuloskeletal, jarang dilaporkan : artralgia dan mialgia.
  • Hematologik : leukopenia, granulositopenia trombositopenia pada beberapa penderita). Kasus jarang terjadi seperti : agranulositopenia, pensitopenia, trombositopenia, anemia aplastik pernah dilaporkan.
  • Endokrin : ginekomastia, impoten dan hilangnya libido pernah dilaporkan pada penderita pria.
  • Kulit, jarang dilaporkan : ruam, eritema multiforme, apolesia.
  • Lain – lain, kasus hipersensitivitas yang jarang (contoh : bronkospasma, demam, eosinofilia), anafilaksis, edema angioneurotik, sedikit peningkatan kadar dalam kreatinin serum.
 
.: Over Dosis :.

Gejala – gejala overdosis antara lain pernah dilaporkan :

  • Hipotensi cara berjalan yang tidak normal.

 Penanganan overdosis :

  • Untuk serangan : dengan cara pemberian diazepam injeksi I.V.
  • Untuk bradikardia : dengan cara pemberian atropin.
  • Untuk aritmia : dengan cara pemberian lidokain.
 
.: Peringatan dan Perhatian :.
  • Umum : Pada penderita yang memberikan symptomatic response terhadap Ranitidine, tidak menghalangi timbulnya keganasan lambung.
  • Karena Ranitidine diekskresi terutama melalui ginjal, dosis Ranitidine harus disesuaikan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal
  • Hati – hati pemberian pada gangguan fungsi hati, karena Ranitidine dimetabolisme di hati.
  • Hindarkan pemberian pada penderita dengan riwayat porfiria akut.
  • Hati – hati penggunaan pada wanita menyusui.
  • Khasiat dan keamanan penggunaan pada anak – anak belum terbukti.
  • Waktu penyembuhan dan efek samping pada usia lanjut tidak sama dengan penderita usia dewasa.
  • Pemberian pada wanita hamil hanya jika benar – benar sangat dibutuhkan.
 
.: Interaksi Obat :.
  • Ranitidine tidak menghambat kerja dari sitokrom P450 dalam hati.
  • Pemberian bersama warfarin dapat meningkatkan atau menurunkan waktu protrombin.
 
.: Lain-lain :.

Simpan di bawah suhu 25ºC, hindarkan dari cahaya.

Harus dengan resep dokter.

Kembali ke atas

  

Share this on facebook

Legal Note | Site Map | Log in |