| ”Tulang rawan sendi” adalah suatu jaringan lunak yang melapisi ujung tulang suatu persendian. Dengan demikian jaringan ini bersifat sebagai bantalan yang menerima atau meredam beban benturan yang terjadi selama gerakan normal sendi, menerima benturan maupun beban berat. Benturan itu kemudian diteruskan ke tulang yang berada di bawah rawan sendi.
”Tulang rawan” sendi dibentuk oleh sel rawan sendi (kondrosit) dan matriks (proteoglikan dan kolagen). Proteoglikan dihasilkan dari glikosaminoglikan (terdiri atas keratin sulfat dan chondroitin sulfat), yang pembentukannya membutuhkan glucosamine. Kekurangan kebutuhan glucosamine dapat disuplai dari luar tubuh. Suplemen glucosamine dan chondroitin efektif untuk merangsang pembentukan dan pemulihan tulang rawan yang dapat membantu menghilangkan nyeri pada peradangan sendi (arthritis) bila dikonsumsi setiap hari secara teratur. Glucosamine diserap melalui saluran cerna dan dikeluarkan melalui urin, feses, dan paru. Chondroitin juga diserap melalui saluran cerna.
Kegunaan bahan lain dalam OSSOTIN® :
Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang larut dalam air, yang peranannya adalah membentuk struktur kolagen tulang rawan. Magnesium diperlukan dalam proses-proses biologik yang membutuhkan adenosin trifosfat (ATP), seperti pembentukan tulang, dan kontraksi serta relaksasi otot.
Mangan merupakan kofaktor enzim antioksidan seperti enzim superoksida dismutase. Defisiensi enzim ini, salah satunya dapat menyebabkan gangguan keseimbangan massa otot yang berhubungan dengan usia.
Zinc merupakan kofaktor beberapa enzim seperti karboksipeptidase yang diperlukan dalam berbagai proses biologik, termasuk juga proses biologik pada tulang rawan.
Pemberian OSSOTIN® yang mengandung glucosamine HCl, chondroitin sulfat, vitamin C, Mg, Mn, dan Zn diharapkan dapat meningkatkan pembentukan substansi dalam tulang rawan yang hilang karena perubahan biokimia akibat kerusakan sendi.
|