Info Produk
Branded
Respiratory System
ANTI ASTHMATIC PREPARATIONS

| SALBRON™ |
| .: Zat Aktif :. |
| Salbutamol sulfat |
| |
| .: Kemasan & No Reg :. |
- SALBRON™ 2 mg tablet (1 box berisi 10 strip @ 10 tablet) No. Reg. D.7813305
- SALBRON™ 4 mg tablet (1 box berisi 10 strip @ 10 tablet) No. Reg. DKL9104407610A1
- SALBRON™ Syrup (dalam 100 ml) No. Reg. DKL8804405137A1
- SALBRON™ Ekspektoran(dalam 100 ml) No. Reg. DKL90044063337A1
|
| |
| .: Farmakologi :. |
SALBRON™ (Salbutamol) merupakan suatu obat agonis beta-2 adrenergik yang selektif. Pada bronkus SALBRON™ akan menimbulkan relaksasi otot polos bronkus secara langsung. Maka SALBRON™ efektif untuk mengatasi gejala-gejala sesak napas pada penderita-penderita yang mengalami bronkokonstriksi seperti : asma bronkial, bronkitis asmatis dan emfisema pulmonum, baik untuk penggunaan akut maupun kronik. SALBRON™ menghambat pelepasan mediator dari ”pulmonary mast cell”, mencegah kebocoran kapiler dan udema bronkus serta merangsang pembersihan mukosiliar. Sebagai agonis beta-2 SALBRON™ pengaruhnya terhadap adrenoseptor beta-1 pada sistem kardiovaskuler adalah minimal. Ratio stimulasi beta-2/beta-1 salbutamol lebih besar dari obat-obat simpatomimetik lainnya. SALBRON™ dapat digunakan oleh anak-anak maupun dewasa. SALBRON™ juga bekerja langsung pada otot polos uterus yaitu menurunkan kontraktilitasnya. Efek SALBRON™ dapat dihambat oleh obat-obat penghambat reseptor beta, maka SALBRON™ tidak boleh diberikan bersama-sama dengan obat tersebut. SALBRON™ diabsorpsi dengan baik melalui saluran pencernaan sehingga efeknya akan tampak setelah 15 menit dan berlangsung selama 4 – 8 jam. Waktu paruh eliminasinya berkisar dari 2,7 sampai 5 jam. SALBRON™ tidak dimetabolisme oleh enzim-enzim COMT maupun sulfatase dari dinding intestin. Di hati akan berkonjugasi dengan sulfat. Diekskresi melalui urin dalam bentuk utuh. |
| |
| .: Indikasi :. |
| SALBRON™ merupakan obat bronkodilator untuk menghilangkan gejala sesak napas pada penderita asma bronkial, bronkitis asmatis dan emfisema pulmonum. |
| |
| .: Kontra Indikasi :. |
| Penderita yang hipersensitif terhadap Salbutamol. |
| |
| .: Dosis :. |
|
Untuk tablet :
- Dewasa : sehari 3-4 kali 2-4 mg.
- Anak diatas 6 tahun : sehari 3-4 kali 2 mg.
- Anak 2-6 tahun : sehari 3-4 kali 1 mg-2 mg.
Untuk sirup :
- Dewasa : sehari 3-4 kali 1-2 sendok teh.
- Anak diatas 6 tahun : sehari 3-4 kali 1 sendok teh.
- Anak 2-6 tahun : sehari 3-4 kali ½-1 sendok teh.
Dosis anak adalah 0,3 mg/kg.bb./hari, dibagi dalam 3 dosis.
|
| |
| .: Efek Samping :. |
| Berupa nausea, sakit kepala, palpitasi, tremor, vasodilatasi periferal, takikardi dan hipokalemi yang kadang-kadang timbul sesudah pemberian dosis tinggi. |
| |
| .: Peringatan dan Perhatian :. |
Agar diberikan secara hati-hati pada pasien tirotoksikosis. Karena data-data penggunaan pada triwulan pertama dari kehamilan masih terbatas, maka sebaiknya penggunaannya dihindari. Hindari penggunaan pada penderita dengan hipertensi, penyakit jantung iskemik dan pasien yang sudah tua. |
| |
| .: Lain-lain :. |
|
Penyimpanan:
Simpan pada suhu di bawah 30°C.
Harus dengan resep dokter.
|
Kembali ke atas