Ketik pencarian yang Anda inginkan

Ubah gaya Hidup Agar Terhindar dari Hipertensi

Jangan anggap sepele! Hipertensi dijuluki sebagai “pembunuh diam-diam”, mengapa? karena seringkali si penderita tidak merasakan gejalanya meski tekanan darah sudah jauh di atas normal. Kondisi ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun tanpa disadari. Sampai akhirnya penderita jatuh dalam kondisi darurat dan terkena penyakit jantung, stroke, atau rusaknya ginjal. Oleh karena itu, lakukanlah kontrol tekanan darah meski Anda merasa baik-baik saja dan ketahuilah beberapa tips menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini.

  1. Olahraga Secara Teratur

Tips menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini sudah barang tentu wajib diterapkan. Buang semua rasa malas untuk melakukannya, karena olahraga secara teratur dapat memberikan manfaat yang amat sangat luar biasa bagi tubuh. Tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah saja, lebih dari itu kesehatan tubuh secara keseluruhan pun akan terjaga. Bahkan hanya dengan berolahraga beberapa menit saja dalam sehari, terbukti dapat menurunkan tekanan darah.

  1. Batasi Asupan Garam

Membatasi asupan garam jadi tips menurunkan tekanan darah tinggi berikutnya. Apa alasannya? karena faktanya kebanyakan orang yang memiliki tekanan darah tinggi, akibat dari terlalu berlebihan dalam mengonsumsi garam. Di Indonesia saja menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, ada sekitar 26,2% masyarakat kita yang mengonsumsi garam berlebih. Jumlah yang meningkat bila dibandingkan tahun 2009 yakni sekitar 24,5%, dan di tahun ini pun bisa jadi semakin melonjak lagi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupan garam dalam makanan sehari-hari. Batas konsumsi garam yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI per orang per harinya yakni sebesar 5 gram (1 sendok teh). Sebisa mungkin kurangi jajan atau membeli makanan diluar karena kita tidak tahu jumlah garam yang ditambahkan si penjual. Masak sendiri dirumah dengan hanya menambahkan sedikit garam bisa jadi solusi bijak agar terhindar dari konsumsi garam berlebih. Ingat, hanya dengan mengurangi asupan garam sebesar 10-20 % saja, terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

  1. Menjauhi rokok dan alkohol

Bahaya rokok bagi tubuh adalah merusak arteri, darah mudah membentuk trombus dan lemak mudah mengendap di pembuluh arteri. Jika telah kecanduan kurangi porsinya setiap hari secara bertahap sampai kebiasaan itu benar-benar hilang. Rokok dan akohol bisa diganti dengan permen dan minuman lain yang tidak beralkohol.

  1. Hindari stres,

karena stres dapat memicu atau meningkatkan tekanan darah seseorang. Stres membuat jantung dan arteri bekerja lebih berat. Maka, hindari stres dengan menata diri secara baik dan luangkan waktu untuk bersantai.

  1. Pola makan sehat dengan gizi seimbang baik

Asupan makanan juga perlu di perhatiakn  dari kuantitas maupun kualitasnya, yang terdiri dari sumber karbohidrat (biji-bijian). Sumber protein hewani (ikan, unggas, daging putih, putih telur, susu rendah/bebas lemak). Sumber protein nabati (kacang-kacangan dan polong-polongan serta hasil olahannya). Sumber vitamin dan mineral (sayur dan buah-buahan segar). Serta memperhatikan makanan apa yang harus dikurangi dan makanan apa yang harus dilebihkan.

  1. Rutin mengukur tekanan darah

Dengan rutin mengukur serta mencatat tekanan darah sendiri dirumah, Anda pun dapat leluasa mengetahui kondisi tekanan darah setiap harinya. Apabila ada kenaikan segera berkonsultasi dengan dokter ya.