Ketik pencarian yang Anda inginkan

Waspada Diabetes

Diabetes atau lebih dikenal sebagai penyakit gula atau kencing manis menjadi penyakit yang perlu diwaspadai. Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa pada tahun 2013, sekitar 6,9% penduduk Indonesia dianggap mengalami diabetes. Maka dari itu setiap tgl 14 November di peringati sebagai hari diabetes sedunia, guna masyarakat turut dalam menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit diabetes.

Penyakit diabetes terjadi ketika pankreas mampu memproduksi insulin yang memadai, tapi sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efisien untuk mengubah glukosa menjadi energy. Akibatnya, gula darah menumpuk terlalu banyak dalam tubuh. Jika gula darah dibiarkan terus tinggi, Anda bisa berisiko mengalami berbagai komplikasi diabetes yang berbahaya.

Ada dua jenis tipe diabetes yang dikenal yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 menjadi kasus yang paling sering ditemukan pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami masalah pada sel penghasil insulin dalam pankreas. Kondisi ini sering ditemukan sejak lahir. Sementara itu jenis diabetes yang paling umum adalah diabetes tipe 2 yang banyak dialami oleh orang dewasa dan orang tua.

Seringkali orang yang menderita diabetes sama sekali tidak menyadari jika terkena penyakit ini. Hampir semua gejala yang sering dirasakan terlalu diremehkan sehingga diabetes tidak bisa dicegah. Pada dasarnya diabetes bisa dicegah sejak awal jika memang disadari oleh penderita. Untuk mencegah agar tidak diabetes sebaiknya orang yang termasuk dalam resiko tinggi juga harus waspada. Berikut ini adalah beberapa resiko tinggi terkena diabetes:

- Orang yang memiliki berat badan berlebih atau masuk dalam katergori obesitas.
- Orang yang memiliki keturunan atau riwayat diabetes dalam keluarga.
- Orang yang menderita beberapa penyakit seperti darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung.
- Orang dewasa yang sudah berusia lebih dari 45 tahun dan memiliki riwayat tinggi kolesterol dan hipertensi.
- Orang yang sudah pernah menjalani tes gula darah dan termasuk dalam kategori pra diabetes atau dengan gejala diabetes.
- Orang yang menderita penyakit resistensi insulin atau ketidakmampuan tubuh dalam menghasilkan insulin.

Penyakit diabetes sering dikaitkan dengan gaya hidup dan pola makan seseorang yang berakibat meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh. Selain itu, ada faktor keturunan dari orangtua yang menurun ke anaknya secara langsung.
Seseorang dikatakan mengalami diabetes apabila:

-Gula darah puasa >= 126 mg/dl
-Gula darah sewaktu >=200 mg/dl disertai gejala mudah lapar, mudah haus, banyak kencing, dan penurunan berat badan drastis
-Pemeriksaan toleransi glukosa oral >=200 mg/dl.

Hingga saat ini diabetes belum dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan sehingga kadar gula darah dapat seperti orang normal.

Tujuan dari pengobatan diabetes adalah dengan mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. Jika gula darah tidak stabil atau bahkan cenderung meningkat, dapat mengakibatkan komplikasi mulai dari risiko terkena penyakit jantung, stroke, gagal ginjal hingga pada seluruh organ tubuh. Pengobatan mulai dari hanya menjaga pola makan dan gaya hidup, obat diabetes oral (tablet), hingga insulin.