Logo HJ - Hexpharm Jaya
Edit Template

Anemia Pada Anak Ternyata Wajib Diwaspadai

Anemia bukan hanya masalah kesehatan yang dialami oleh orang dewasa. Faktanya, banyak anak-anak juga mengalami kondisi ini, dan sering kali tidak terdeteksi sejak dini. Penting untuk memahami bahwa anemia bisa berdampak pada tumbuh kembang anak secara signifikan. Dengan mengenali gejala dan jenis-jenis anemia sejak awal, kita dapat memberikan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang anemia pada anak dan cara menanganinya.

Apa Itu Anemia pada Anak? 

Anemia pada anak atau yang biasa disebut pediatric anemia adalah kondisi ketika tubuh anak tidak memproduksi cukup sel darah merah. Anak yang menderita anemia tidak memiliki cukup sel darah merah atau hemoglobin. Hemoglobin adalah jenis protein yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen ke sel-sel lain dalam tubuh. Anak-anak dengan gangguan pendarahan, kanker darah, dan kondisi peradangan tertentu sering mengalami anemia.2-3 Banyak orang yang sering salah mengerti antara anemia dengan tekanan darah rendah. Anemia berhubungan dengan kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah yang rendah, sedangkan tekanan darah berhubungan dengan kekuatan memompa jantung.1

 

Ada banyak jenis Anemia pada anak memiliki banyak jenis.2 Berikut ini adalah jenis-jenisnya:

  • Anemia defisiensi besi. Anemia ini terjadi ketika anak tidak memiliki cukup zat besi dalam darah. Zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Ini adalah penyebab anemia yang paling umum.
  • Anemia megaloblastik. Anemia ini terjadi ketika sel darah merah terlalu besar karena kekurangan vitamin B9 (asam folat) atau vitamin B12. Salah satu jenis anemia megaloblastik adalah anemia pernisiosa. Pada jenis ini, terdapat masalah dalam menyerap vitamin B12, yang penting untuk membuat sel darah merah.
  • Anemia hemolitik. Anemia hemolitik adalah kondisi di mana sel darah merah dalam tubuh cepat rusak atau hancur sebelum waktunya. Ada banyak penyebab yang berbeda, seperti infeksi serius atau obat-obatan tertentu.
  • Anemia sel sabit. Anemia jenis ini merupakan penyakit genetik, di mana sel darah merah bentuknya tidak bulat seperti normal, melainkan berbentuk seperti bulan sabit.
  • Anemia Cooley (talasemia). Anemia jenis ini merupakan kelainan genetik yang menyebabkan tubuh tidak bisa membuat hemoglobin dengan baik, sheingga penderitanya memerlukan transfusi secara rutin.
  • Anemia aplastik. Anemia ini adalah kegagalan sumsum tulang untuk membuat sel darah.

Apa saja Gejalanya?

Anemia pada anak juga memiliki beberapa gejala awal seperti poin-poin di bawah ini:3 

  • Mudah lelah
  • Air seni berwarna cokelat (seperti teh)
  • Memar
  • Tangan dan kaki dingin
  • Suasana hati dan perilaku mudah marah
  • Penyakit kuning (kulit atau mata kuning)
  • Kulit dan bibir pucat 
  • Tumbuh kembang terlambat

Bagaimana Cara Menanganinya?

Penanganan akan disesuaikan dengan gejala, usia, serta kondisi kesehatan umum anak Anda, dan juga ditentukan oleh tingkat keparahan anemia yang dialami.

Perawatan anemia sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Beberapa jenis anemia mungkin tidak memerlukan pengobatan khusus, sementara jenis lainnya bisa memerlukan penanganan seperti pemberian obat-obatan, transfusi darah, tindakan operasi, atau transplantasi sel punca. Dalam beberapa kasus, dokter anak mungkin akan merujuk Anda ke ahli hematologi, yaitu dokter spesialis yang menangani gangguan darah.2

Pilihan perawatan yang mungkin diberikan meliputi:

  • Suplemen vitamin dan mineral dalam bentuk tetes atau tablet
  • Perubahan pola makan anak
  • Penghentian obat-obatan yang diduga menjadi penyebab anemia
  • Transfusi darah
  • Transplantasi sel punca
  • Operasi pengangkatan limpa (dilakukan sangat jarang)

 

Setelah mengetahui berbagai jenis anemia dan gejalanya, Sobat HJ kini dapat lebih waspada terhadap kondisi kesehatan si kecil. Jangan anggap remeh jika anak sering tampak pucat, cepat lelah, mengalami perubahan perilaku, maupun terlambatnya tumbuh kembang. Anemia bisa ditangani dengan baik selama dikenali sejak dini dan mendapatkan perawatan yang sesuai. Jika muncul tanda-tanda yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut ya, Sobat HJ!

Sumber:

  1. RSUP Dr. Sardjito: https://sardjito.co.id/2019/07/12/kenali-gejala-anemia-pada-anak/
  2. Cedars Sinai: https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions—pediatrics/a/anemia-in-children.html
  3. Children’s Health: https://www.childrens.com/specialties-services/conditions/anemia

BAGIKAN HALAMAN INI :

ARTIKEL TERBARU

EVENT TERBARU

Edit Template

PT. Hexpharm Jaya Laboratories

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2
Kel. Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210
(Area PT. Bintang Toedjoe)

PT. Hexpharm Jaya Laboratories

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2
Kel. Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210
(Area PT. Bintang Toedjoe)

All contents © Copyright PT. Hexpharm Jaya Laboratories 1997-2023. All Rights Reserved. Created by Kreativv.