Logo HJ - Hexpharm Jaya
Edit Template

Kulit Bentol dan Gatal Mengganggu? Jangan Asal Digaruk! Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Urtikaria

Pernahkah Sobat HJ mendadak bentol-bentol kemerahan dan terasa sangat gatal di kulit secara tiba-tiba? Kondisi yang dikenal sebagai urtikaria ini memang terasa sangat mengganggu aktivitas harian maupun waktu tidur. Refleks pertama kita biasanya adalah menggaruknya. Padahal, semakin digaruk, bentol justru bisa semakin meluas dan berisiko memicu iritasi hingga infeksi kulit loh!

Mengenal Urtikaria dan Gejalanya

Urtikaria adalah reaksi pada kulit yang ditandai dengan munculnya bentol kemerahan yang menonjol dan disertai rasa gatal yang kuat. Kondisi ini terjadi akibat pelepasan histamin oleh sistem kekebalan tubuh ke dalam aliran darah, yang menyebabkan pembuluh darah kecil mekar dan mengeluarkan cairan ke jaringan kulit sekitar. Urtikaria atau biduran dibedakan menjadi dua jenis, yaitu biduran akut yang terjadi selama kurang dari 6 minggu dan biduran kronis yang berlangsung selama lebih dari 6 minggu dan bersifat kambuh.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), gejala khas urtikaria meliputi:

  • Bentol atau ruam yang berwarna kemerahan atau pucat di bagian tengah.
  • Sensasi gatal yang kadang disertai rasa panas seperti terbakar atau perih.
  • Bentuk dan ukuran yang bervariasi, mulai dari ukuran kecil seperti titik hingga melebar dan menyatu menjadi area yang lebih besar yang biasa disebut plaques.
  • Sifatnya berpindah (Fugitive), dimana bentol di satu area bisa hilang dalam hitungan jam, namun muncul bentol baru di bagian tubuh lainnya.

Apa Saja yang Bisa Memicu Urtikaria?

Pemicu urtikaria sangat beragam dan bisa berbeda pada tiap individu. Mengutip dari American College of Allergy, Asthma & Immunology (ACAAI), beberapa faktor pemicu utama yang paling sering ditemui antara lain:

  1. Makanan tertentu seperti kacang-kacangan, telur, susu, makanan laut, kacang-kacangan, dan makanan dengan tambahan pengawet atau pewarna dapat memicu reaksi alergi yang menyebabkan munculnya urtikaria.
  2. Alergi obat tertentu.
  3. Paparan suhu ekstrem, seperti panas yang tinggi atau dingin yang ekstrem.
  4. Alergi debu, bulu hewan, gigitan serangga, hingga paparan bahan kimia tertentu.
  5. Faktor fisik, seperti gesekan pakaian ketat hingga keringat setelah berolahraga.
  6. Stres emosional yang tinggi atau infeksi bakteri dan virus juga dapat merangsang pelepasan histamin.

Tips Meredakan Gatal Urtikaria

Jika rasa gatal tidak kunjung hilang, jangan langsung digaruk ya Sobat HJ! Menggaruk hanya akan memperbanyak pelepasan histamin di area kulit dan berisiko menimbulkan luka infeksi. Agar gatal tidak semakin parah dan bentol segera mereda, ada beberapa penanganan awal yang dapat dilakukan Sobat HJ:

  1. Kompres area yang gatal dengan kain bersih yang dibasahi air dingin atau es batu selama 10–20 menit untuk menenangkan kulit.
  2. Gunakan pakaian yang longgar dan hindari bahan sintesis yang memicu keringat serta gesekan pada kulit.

Sobat HJ juga perlu mencatat dan menghindari pemicu munculnya bentol. Jika bentol sering kambuh atau bertahan beberapa hari, mulailah mencatat detail harian untuk menemukan pemicunya, seperti:

  • Tanggal dan waktu bentol pertama kali muncul.
  • Aktivitas yang sedang dilakukan sebelum bentol muncul, misalnya ketika setelah berkeringat atau kepanasan.
  • Makanan, minuman, atau obat-obatan yang baru saja dikonsumsi.
  • Pakaian atau barang yang sedang dikenakan/dibawa.
  • Tingkat stres atau riwayat sakit terbaru.

Kulit bentol dan gatal akibat urtikaria memang sangat mengganggu kenyamanan. Namun, Sobat HJ perlu mengingat untuk tidak menggaruknya sembarangan dan jangan tunggu sampai gejala makin parah. Jika gatal sangat mengganggu, minumlah obat sesuai dengan instruksi dan anjuran dokter.

Works Cited

“Chronic hives – Diagnosis and treatment.” Mayo Clinic, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-hives/diagnosis-treatment/drc-20352723. Accessed 12 August 2026.

“Hives (Urticaria) | Causes, Symptoms & Treatment.” ACAAI, https://acaai.org/allergies/allergic-conditions/skin-allergy/hives/. Accessed 12 August 2026.

“Hives (Urticaria): Causes, Symptoms & Treatment.” Cleveland Clinic, 23 April 2026, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/8630-hives. Accessed 12 August 2026.

Ludmann, Paula. “Hives: FAQs.” American Academy of Dermatology, 30 5 2024, https://www.aad.org/public/diseases/a-z/hives-overview. Accessed 6 August 2026.

BAGIKAN HALAMAN INI :

ARTIKEL TERBARU

EVENT TERBARU

Edit Template

PT. Hexpharm Jaya Laboratories

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2
Kel. Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210
(Area PT. Bintang Toedjoe)

PT. Hexpharm Jaya Laboratories

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2
Kel. Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210
(Area PT. Bintang Toedjoe)

All contents © Copyright PT. Hexpharm Jaya Laboratories 1997-2023. All Rights Reserved. Created by Kreativv.