Ketik pencarian yang Anda inginkan

Penyakit Asam Urat dan Penanganannya

Apa sebenarnya penyakit asam urat dan bagaimana cara untuk mengatasinya? Baca penjelasan lengkapnya di sini.

KlikDokter.com - Sering tiba-tiba merasa sakit pada sendi jari tangan dan jempol kaki, atau bengkak pada sendi jari? Bisa jadi hal tersebut merupakan salah satu pertanda Anda mengalami penyakit asam urat atau yang dalam dunia medis dikenal sebagai gout.

Gout merupakan salah satu jenis radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal mono- sodium urat pada sendi dan jaringan.

Faktor utama penyebab asam urat adalah akibat peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh atau hiperurisemia. Hal ini dapat disebabkan oleh peningkatan produksi asam urat ataupun adanya gangguan pada pembuangan asam urat. Selain gout, hiperurisemia juga dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti penyakit ginjal (batu ginjal), hipertensi dan sindroma metabolik, serta penumpukan asam urat lokal di jaringan (to ).

Nilai normal asam urat pada tubuh wanita adalah 2,4-6 mg/dl dan 3,4-7 mg/dl untuk pria. Namun hal ini dapat berbeda-beda tergantung nilai baku masing-masing laboratorium.

Tanda dan gejala gouthampir selalu muncul mendadak, sering kali saat malam hari, dan ber- langsung lama bisa sampai 10 hari. Berikut adalah beberapa gejala gout:

Nyeri sendi berkepanjangan:nyeri sendi terutama dirasakanpada ibu jari kaki, namun dapat pula terjadi pada kaki, lutut, mata kaki, jari tangan, dan pergelangan tangan.

Peradangan sendi: sendi yang terkena dapat mengalami bengkak,keras, panas, dan kemerahan.

Hambatan ruang gerak:kekakuan sendi terjadi seiring perjalanan penyakit gout.

Faktor Risiko Gout

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh, di antaranya:

1. Diet (makanan): makanan yang tinggi purin seperti daging, makanan laut, makanan dan minu- man yang mengandung pemanis (fruktosa), konsumsi alkohol.

2 . Obesitas: bila kelebihan berat badan, tubuh seseorang akan memproduksi lebih banyak asamurat, dan ginjal akan mengalami kesulitan untuk membuang asam urat.

3. Kondisi medis: hipertensi, penyakit kronis seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung dan ginjal.

4. Obat-obatan: diuretic tiazid, aspirin dosis rendah, obat- obatan untuk mencegah penolak- an pada orang yang mengalami transplantasi organ.

5 . Riwayat keluarga mengalami gout.

6 . Usia dan jenis kelamin: lebih sering pada pria, namun setelah menopause kemungkinannya sama antara wanita dan pria.

Obat-obatan untuk mencegah komplikasi gout:

Bila Anda mengalami beberapa gejala serangan akut gout dalam setahun atau bila jarang, namun pada saat serangan sangat nyeri, dokter anda akan me- rekomendasikan obat-obatan:

  • Obat-obatan yang menekan produksi asam urat, disebut sebagai inhibitor xanthine oksi- dase, yang termasuk dalam obat ini adalah allopurinol. Obat ini dapat membatasi jumlah asam urat yang diproduksi oleh tubuh, sehingga dapat menurunkan ka- dar asam urat dan menurunkan risiko gout.

  • Obat yang bekerja dengan memperbaiki pembuangan asam urat, yaitu probenecid. Obat ini meningkatkan kemampuan ginjal untuk membuang asam urat dari tubuh.

Penanganan Gout

Penangan gout mencakup perubahan gaya hidup dan penggunaan obat- obatan. Obat-obatan untuk me- nangani gout dapat dipergunakan saat serangan akut ataupun untuk pencegahan serangan, serta meng- urangi risiko komplikasi.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi serangan akut gout dan mencegah serangan berikutnya:

  • Obat antiin amasi non steroid (OAINS), seperti ibuprofen, naproksen, celecoxib, dsb.

  • Colchicine.

  • Kortikosteroid.

Obat-obatan memang merupa- kan pengobatan yang terbukti paling efektif untuk menangani gejala gout. Namun, perubahan gaya hidup juga dapat membantu seperti:

  • Batasi asupan alkohol dan minuman yang diberi pemanis fruktosa.

  • Batasi makanan tinggi purin, seperti daging merah, hati, jeroan dan organ dalam lainnya, serta makanan laut.

  • Olahraga teratur dan turunkan berat badan.



Ditulis oleh:

dr. Anita Amalia Sari

Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com



Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di tur Tanya Dokter Klikdokter.com
di laman website kami.